Coffe Morning Lingkup Pemkab Majene

0
27

Coffe Morning Lingkup Pemerintah Kabupaten Majene


Sekertaris Daerah Majene Ardiansyah kembali memimpin Coffe Morning lingkup Pemerintah Kabupaten Majene Senin 21 Novemver 2022, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati.

Beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan rutin tersebut yakni situasi penyelesaian akhir tahun anggaran, kondisi faktual daerah banjir dan bencana alam lainnya, persoalan regulasi dari pemerintah pusat serta kedisiplinan pegawai.

Ardiansyah mengatakan akan kembali kesejumlah titik bencana banjir di Majene dengan membawa bantuan. Ia juga menginstruksikan agar tiap-tiap OPD mengumpulkan pakaian layak untuk para korban siang ini.

Ia juga mengatakan sampai kapan bencana ini akan terus berulang. Setiap Oktober hingga Awal tahun selalu terjadi bencana alam, baik itu banjir dan longsor. Mantan Sekda Mamasa ini telah turun kelapangan memantau dan mencari sumber masalah, mengamati sumber air dari abaga kemudian ke titik sungai di Pallarangan, hingga ke Sungai Saleppa. di Pallarangan Airnya sangat keruh berwrna coklat namun tidak ada sampah, sementara di Baruga, Copala hingga ke pasar Sentral dan Saleppa banyak sampah yang ikut hanyut.
Hal tersebut sangat menghawatirkan, pasalnya ciri ciri kerusakan hutan saat hujan tiba maka air akan keruh lalu saat kemarau tidak ada air atau kering. ” masa’ kita akan begini terus, setiap akhir tahun kita akan kenna bencana ” ujarnya kepada para pimpinan OPD yang hadir.

Selain mengedukasi masyarakat agar disiplin dalam membuang sampah, upaya pencegahan mulai dari reboisasi dan pengerukan sedimentasi pada drainse dan saluran air. Termasuk sambung Sekda perlunya penyusunan titik titik evakuasi bagi para korban” seharusnya ini sudah terantisipasi, kita yang harus mengatur alam, itu juga di lungkungan Lembang apa yang sebenarnya yang salah” tegasnya.

Kepala Bapeda Andi Amriana Chaerani juga menyampaikan persoalan pembuangan sampah di lingkungan Pangaliali. katanya ia kesulitan mencari kontainer sampah. ” saya dan warga lainnya setengah mati cari tempat sampah, sementara untuk buang sampah itu bukan cuma pagi tapi ada sore dan malam” jelasnya.

Sementara itu Kadis LHK Majene Inindria mengaku, telah ada kontainer sampah yang disediakan di wilayah tersebut, namun cepat penuh karna yang membuang sampah bukan hanya warga sekitar tapi juga pedagang ikan. Tidak hanya itu dari hasil koordinasi dengan Lurah setempat dan juga pengamatan ada warga lain diluar lingkungan Pangaliali yang datang membuang sampah. ” memang sangat cepat penuh kontainer sampah disitu, karna ada juga warga lain yang datang, kami mohon maaf juga tidak bisa terlalu sering mengangkut kontainer karna armada yang terbatas termasuk kami juga harus melayani lingkungan lain ” tegasnya.


Hadir dalam Coffe Morning tersebut para staf ahli, asisten Setda, pimpinan OPD serta para kabag setda Majene.

🔥7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here