Pemanfaatan Geographic Information System (GIS) dalam bidang pertanian, salah satunya adalah untuk memetakan penyebaran komoditi pertanian yang diusahakan di berbagai wilayah. Komoditas unggulan adalah komoditi potensial yang dipandang dapat dipersaingkan dengan produk sejenis didaerah lain dan merupakan hasil usaha masyarakat yang memiliki peluang pemasaran yang tinggi dan menguntungkan bagi masayarakat. Potensi unggulan Kabupaten Majene sangat ditentukan oleh kondisi geografis daerah dengan tiga dimensi wilayah yang meliputi perairan, dataran dan pegunungan. Hal tersebut menyebabkan sumber daya alam tiap wilayah bervariasi yang terlihat jelas pada komoditi yang diusahakan masing-masing wilayah berbeda-beda.

Kabupaten Majene terdiri dari 8 Kecamatan yaitu Banggae, Banggae Timur, Pamboang, Sendana, Tammerodo, Tubo Sendana, Malunda dan Ulumanda dimana masing-masing kecamatan memiliki komoditas unggulan yang terdeteksi berdasarkan nilai produksi komoditi tertinggi di masing-masing kecamatan. Komoditas unggulan perkebunan meliputi kakao (Kecamatan Tammerodo, Tubo Sendana, Ulumanda dan Malunda) dan kelapa dalam (Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Pamboang dan Sendana).

Komoditas Hortikultura meliputi Bawang Merah (Kecamatan Banggae, Pamboang dan Sendana), Cabai Besar (Kecamatan Banggae Timur dan Malunda), Cabai Rawit (Kecamatan Tubo Sendana dan Malunda) dan Tomat di Kecamatan Tammerodo. Komoditas Pangan meliputi Ubi Kayu (Kecamatan Banggae, Banggae Timur dan Pamboang), Padi Ladang (Kecamatan Sendana, Tammerodo, Ulumnada) dan Padi Sawah di Kecamatan Tubo Sendana.

#SAPATANI
#KomoditasUnggulanPertanian

#LatsarCPNSMajene2022

#Pemkab_Majene

#Puslatbang_KMP_LAN

Penulis : Fatmawaty D, S.P
Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kab Majene

🔥107

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here