Revolusi Hijau Melalui Tanaman Cabe dan Tomat di Majene

Setelah kecamatan banggae timur dan sendana, kini giliran kelompok tani asal kecamatan Malunda yang tengah memanen hasil tanaman holtikultura cabai dan tomat. Ialah kelompok Tani Bura Dolong dusun Galung Kecamatan Malunda yang tengah memanen hasil cabai dan tomat sekaligus melakukan penanaman di lahan yang baru dibuka, minggu 2 april 2017.  Dengan luas area dua hektar lebih, cabe dan tomat menjanjikan hasil panen yang melimpah. Kepada Dinas Pertanian dan Peternakan Kab Majene Iskandar Muri mengatakan dalam satu hektar, hasil panen cabe bisa mencapai 20 Ribu batang cabai atau sekitar 18 – 20 ton. Satu pohon cabai bisa menghasilkan satu setengah kilo gram, dengan harga jual di pasaran mencapai Rp. 15 ribu per kilo. “ saya perkirakan perputaran uang untuk hasil produksi cabai di Majene ini bisa sampai Rp 500. Juta, jadi memang sangat menjanjikan” terangnya saat menghadiri panen dan pembukaan lahan di Dusun Galung kecamatan Malunda.

Hanya saja banyak tantangan yang harus di lalui oleh tiap petani cabai, khususnya masalah hama seperti kutu dan lalat buah. Setiap hari, atau paling tidak setiap minggu petani harus telaten menjaga tanaman, jangan sampai menjadi konsumsi hama. Ia juga menyarankan agar lahan penanaman cabai dan tomat tidak boleh di kembangkan diarea yang telah ditumbuhi tanaman lain seperti kepala. Hal ini akan menggangu pertumbuhan dan mengakibatkan tanaman  cabai ataupun tomat tumbuh kerdil. Iskandar juga berharap agar potensi pertanian semakin banyak dilirik dengan membuka lahan baru untuk penanaman holtikultura atau pun jenis lainya, mengingat bantuan dari pemerintah ataupun pihak ketiga sangat terbuka lebar.

Ketua Kelompok Tani Bura Dolong Kasman mengharapkan, pemerintah Majene kembali menyalurkan bantuanya terutama benih dan alat untuk membuka lahan seperti traktor dan kultivator. Sebenarnya kata Kasman pemerintah sudah pernah memberikan bantuan, namun hal tersebut dianggap masih kurang mengingat di kecamatan Malunda potensi lahan baru yang bisa di buka seluas 5 hektar. “ kami harap pemerintah kembali menyalurkan bantuanya, khususnya pupuk, traktor fan kultivator” kata Kasman.

 

Fahmi Massiara Bupati Majene yang turut hadir, mengungkapkan apresiasinya kepada kelompok tani Bura Dolong dan seluruh keolompok tani yang aktif di Majene. Kerja keras yang dilakukan petani telah membantu pemerintah dalam mewujudkan program kerja pemkab Majene melalui MP3 (Majene Profesional, Proaktif dan Produktif). Fahmi menjelaskan ada tiga program kerja diantaranya Revolusi Biru yang mengcover sektor kelautan dan perikanan, Revolusi Hijau dibidang pertanian juga perkebunan dan yang ketiga Revolusi Pariwisata. Dari ketiga program besar tersebut, nampaknya program Revolusi Hijau yang saat ini telah menunjukan hasil yang baik. Untuk itu kata Fahmi kedepan pihaknya akan mensupport melalui kebijakan, agar peningkatan nilai tambah dibidang pertanian makin tinggi sekaligus ikut mensejaterakan petani.

🔥218

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here