Munaqasyah & Wisuda Santri Angkatan VI 1438 H, LPPTKA – BKPRMI Kabupaten Majene.

Berkaca pada hasil Seleksi Tilawati Qur’an (STQ) tingkat kabupaten Majene 2017 lalu, untuk beberapa kategori lomba, Majene masih lemah di cabang Hifdzh & Tafsir Qur’an. Untuk itu pemerintah daerah berharap, pembinaan yang serius dan berkesinambungan harus terus ditingkatkan. Keterlibatan seluruh pihak mulai dari keluarga, TPA hingga sekolah – sekolah berbasis Islam memiliki peranan sentral dalam menjaring bibit – bibit potensial yang kelak akan membawa nama Majene di kancah MTQ. Fahmi Massiara Bupati Majene mengatakan, saat ini anak – anak khususnya para generasi muda hanya segelintir saja yang bercita – cita menjadi seorang qari’ dan qoriah.

Kalau ditanya kata Fahmi, umumnya anak anak ingin menjadi dokter, artis, penyanyi dan lainya, makanya lebih banyak yang antusias mendaftarkan anaknya mengikuti kontes yang berbau hiburan.“ Cukup jarang yang memiliki cita – cita menjadi seorang qori’ qori’ah baik itu tingkat nasional atau internasional, padahal menjadi generasi seperti ustadzh Nuhung Djamal (Qori’ Terbaik Asal Majene), merupakan hal yang sangat membanggakan bagi orang tua” jelasnya. Meskipun begitu, ia juga menyadari bahwa bakat yang dimiliki anak – anak tidak semuanya. Untuk itu Fahmi tetap berharap anak – anak  harus di bimbing dengan nilai- nilai Alquran, agar kedepan Alquran lah yang akan menjadi tameng yang kokoh khususnya dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian maju. “ kita boleh memiliki impian cita – cita yang beragam, tapi tetap harus tahu dan faham mengaji” terangnya saat acara prosesi wisuda santri angkatan VI 1438 H LPPTKA – BKPRMI Kabupaten Majene, 9 Maret 2017 kemarin.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat luas khususnya para orang tua , agar memiliki rasa bangga menempatkan anaknya  di sekolah-sekolah berbasis agama Islam.  Fahmi menilai output yang dihasilkan sekolah-sekolah Islam terpadu juga tak kalah dengan sekolah-sekolah unggulan, yang selama ini terkesan didominasi sekolah-sekolah reguler saja. “ disekolah agama, kita tidak hanya mengajarkan anak anak kita ilmu pengetahuan, tapi juga menguatkan pondasi agama kepada anak, ini yang sangat penting “ Terang Fahmi.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur LPPTKA – BKPRMI Kab Majene, Kepala Kantor Kementrian Agama Kab Majene, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majene, dan para orang tua / wali wisudawan wisudawati. Selain itu juga di umumkan nama – nama wisudawan wisudawati terbaik angkatan VI LPPTK – BKPRMI Kab Majene, diantaranya Nurul Ainia Hasri, Afrah Nurmaulidya Subhan, Nurul Aulia Hasri dan Nur Afifa Arif yang kesemuanya merupakan binaan TPA Dzillan Zhalila. Sementara dari TPA Al Irsyad di wakili oleh Qurrata A’yun Marfu Said.

🔥402

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here