Fahmi Harap Anggota BPD & Kades Tetap Jaga Hubungan Baik

0
851
Foto by Mahmud Qadri

Peresmian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se Kabupaten Majene Masa Keanggotaan 2017 – 2023.

Terlaksananya proses demokrasi hingga ke desa, turut menghasilkan perwujudan demokrasi khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa. Selain pemilihan kepala desa,  ada juga keberadaan para anggota badan permusyarawatan desa (BPD), yang dapat di pilih melalui dua mekanisme, diantaranya pemilihan secara langsung dan juga melalui musyawarah perwakilan.

Fungsi BPD dalam pemerintahan di desa sangat penting, seperti lahirnya sebuah peraturan desa yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan BPD. Dalam hal ini BPD mitra pemerintah desa dalam membahas dan menyepakati peraturan desa sehingga dapat menjadi sebuah prodak hukum. Selain itu anggota BPD, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakatnya sehingga harapan masyarakat dapat sampai ke pemerintah desa.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, jika pada skala pemerintahan kabupaten, maka anggota BPD layaknya anggota legislatif/DPRD yang melakukan kontrol kepada eksekutif/Bupati. Dalam hal ini, posisi eksekutif atau Bupati sama dengan posisi kepala desa, untuk pemerintahan di desa. Saat ini lanjut Fahmi, baik itu anggota BPD dan posisi kepala desa semakin banyak peminat. Terbukti, ada mantan anggota DPRD yang kini banting stir mencalonkan diri sebagai anggota BPD. Dengan nada bercanda fahmi  juga mengatakan, kemungkinan akan ada pimpinan OPD yang sudah pensiun berniat menjadi kepala desa, apalagi menjadi Anggota DPRD mungkin dianggap agak berat atau banyak saingan, dan menjadi kepala desa bisa menjadi pilihan alternatif. “ kejadian ini kan banyak yang terjadi, ada menteri yang mencalonkan menjadi gubernur, hari ini saja, ada mantan anggota DPRD yang menjadi anggota BPD, saya yakin nanti banyak pimpinan OPD yang sudah pensiun tertarik untuk mencalonkan jadi kepala desa, tiap tahun anggaran desa itu meningkat” terang Fahmi yang di sambut gelak tawa, para undangan pada acara peresmian anggota BPD se Kab Majene, 20 Mei di pendopo rujab Bupati.

Fahmi juga meminta, agar tiap aparat desa dan anggota BPD untuk tidak berpangku tangan dan mampu menghasilkan karya yang dapat mesejahterakan masyarakat. BPD juga harus mampu mengupdate regulasi-regulasi yang berkaitan dengan peemrintahan desa dan juga menjaga keharmonisan antara BPD dan aparat desa. “ yang paling penting saat ini, baik itu anggota BPD dan aparat desa terutama kepala desa harus menjaga hubungan baik dan menjaga keharmonisan, jangan sampai, masalah tersebut ikut berpengaruh pada kinerja dan kepentingan masyarakat desa” pungkasnya.

Sebanyak 49 anggota BPD se Kabupaten Majene periode 2017 – 2023 dilantik langsung oleh Bupati Majene. Mereka diantaranya, BPD dari desa Buttu Baruga (kec. Banggae Timur), Pamboborang, Palipi Soreang (kec Banggae), Tinambung, Pesuloang, pamboang (kec Pamboang), Limbua, Bukit Samang (kec Sendana), dan desa Kayuangin (kec Malunda). Sebelumnya pemilihan anggota BPD berlangsung dari bulan januari sampai bulan mei tahun 2017, di sembilan desa se kabupaten Majene.

Hadir dalam peresmian anggota BPD tersebut, Dandim 1401, anggota DPRD, Staf ahli, pimpinan OPD, para kabag, camat dan para kepala desa.

Anugrah Humas

🔥143

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here