Setelah penandatangan MOU antara Pemerintah daerah Majene bersama Kementrian Kesehatan RI beberapa waktu lalu di Jakarta, para tenaga kesehatan program nusantara Sehat tahun 2017, telah tiba di provinsi Sulbar dan telah siap bekerja. Untuk kabupaten Majene sendiri memiliki jatah 10 orang tenaga kesehatan yang rencananya akan ditempatkan di dua puskesmas, yakni Malunda dan Ulumanda. Masing – masing puskesmas mendapatkan lima tenaga kesehatan, yang terdiri dari bidan, perawat, sanitasi/analisis kesehatan lingkungan, apoteker dan tenaga laboratorium.  Sebelum menuju lokasi kerja, kesepeuluh tenaga kesehatan tersebut diterima oleh Bupati Majene Fahmi Massiara yang juga di dampingi oleh kadis kesehatan Majene dr. Hj. Nurwan Katta, di rumah jabatan bupati Majene 26 mei 2017.

Kadis kesehatan kab Majene , dr. Hj Nurwan Katta mengatakan, ke 10 tenaga kesehatan tersebut akan bertugas selama dua tahun kedepan. Dinkes Majene, telah memberikan gambaran penting bagaimana kondisi kesehatan yang ada di dua kecamatan tersebut. “ mereka sejak dua minggu lalu tiba di Sulbar, dan telah diberikan pembekalan oleh Dinkes Provinsi, kami pun sudah memberikan informasi terkait program kesehatan Majene untuk tahun 2017 dan tahun 2018, jadi saya pikir mereka telah siap bekrja “ jelasnya. Ia juga menambahkan jika, para tenaga kesehatan tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya Padang, Sumatra Utara, Aceh dan Jawa Tengah. Ada juga yang berasal dari Sulawesi seperti Mateng, Pare-pare dan Majene sendiri.

Bupati Majene Fahmi Massiara, menyambut baik program nusantara sehat tersebut. Dengan bertambahnya para tenaga kesehatan di Majene, tentu akan membantu pelaksanaan program – program kesehatan yang tengah berjalan. Ke sepuluh orang tersebut, merupakan kata Fahmi merupakan tenaga – tenaga yang handal di bidangnya dan juga teruji secara mental. “ mereka akan ditempatkan di wilayah yang jauh dari pusat kota, tentu mereka harus siap bekerja ditengah banyak sekali kekurangan khususnya masalah infrastruktur dan komunikasi” ungkap Fahmi.

Sementara itu Kementerian Kesehatan telah melaksanakan program Nusantara Sehat sejak tahun 2015-2016. Kemenkes telah  mengerahkan 1422 orang tenaga kesehatan ditempatkan yang  ditempatkan pada 251  lokus puskesmas untuk 91 Kabupaten/Kota di 28 Provinsi se Indonesia. Tenaga kesehatan tersebut meliputi  9 jenis tenaga kesehatan, yaitu dokter, dokter gigi, perawat, bidan, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, ahli teknologi laboratorium medik, gizi, dan kefarmasian. Pada tahun 2017 Kementerian Kesehatan kembali menerima  putra dan putri untuk bergabung menjadi Tenaga Kesehatan Nusantara Sehat  dengan penemptan  188 lokus puskesmas seluruh Indonesia.

🔥92

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here