Lomba Segitiga Perahu Sandeq Bupati Cup 2017

Sandeq Dondori keluar sebagai juara umum lomba segitiga perahu sandeq yang memperebutkan piala bergilir Bupati Cup 2017. Sandeq asal kabupaten Majene tersebut, berhasil finish lebih cepat setelah banyaknya passandeq lainya yang harus terhempas lebih dahulu.  Bahkan menurut panitia, sebelum tanding banyak perahu sandeq terpaksa urung berlayar akibat kerusakan perahu, termasuk sang juara bertahan tahun 2016 Sandeq Cendrawasih. Dari 14 yang menjadi peserta, tujuh diantaranya batal tanding.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi antusiasme pelaksanaan lomba segitiga sandeq (9/8/2017) yang di gelar di pantai Labuang. Sejak pagi masyarakat sudah memenuhi bibir pantai untuk menyaksikan secara langsung event tersebut. Untuk menyemarakan lomba, panitia juga menyuguhkan sejumlah pentas kesenian tradisonal seperti passayang-sayang.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang membuka secara resmi lomba tersebut mengatakan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menjadi pertanda tingginya kecintaan masyarakat mandar terhadap sandeq yang juga warisan budaya bahari mandar. Ia berharap Lomba Segi Tiga Sandeq tidak hanya akan menjadi agenda rutin semata, namun juga menjadi potensi wisata bahari yang akan di lirik para wisatawan lokal dan wisatawan asing. “Saya juga meminta kepada OPD terkait memikirkan dengan baik, seperti apa mengemas event ini secara professional lagi. Hal tersebut akan sangat mempengaruhi upaya promosi ke dunia luar” terangnya.

Sementara itu juara kedua di raih sandeq Rahmat Ilahi dan ditempat ketiga di raih sandeq Merpati Putih. Sejumlah passandeq yang ikut  terdaftar sebagai peserta diantaranya passadeq Damri, Sempurna, Pammase, Sa’be Mandar, Bintang Timur, Dewi Laut, Brest Prancis, Surya Persada dan AssamalewuangUntuk juara pertama mendapatkan uang tunai sebesar Rp.5.000.000,00 + trophi bergilir dan sertifikat. Juara kedua mendapatkan Rp. 4.000.000,00 + trophi dan sertifikat. Juara ketiga mendapatkan uang tunai Rp.3.000.000,00 + trophi dan sertifikat. Sebelumnya para passandeq juga diberikan Rp. 1.000.000,00 sebelum start. Lomba segitiga sandeq merupakan salah satu rangkaian acara memperingati hari jadi Majene ke 472 tahun dan juga memperingati hut proklamasi Refublik Indonesia ke 72 tahun.

Selain acara tersebut, di siang harinya juga dilaksanakan pawai budaya untuk kategori Taman kanak kanak dan PAUD. Sementara untuk kategori sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dilaksanakan pada 10 agustus 2017.

🔥804

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here