Pemberian Obat Pencegahan Massal (POMP) Cacingan Tingkat Kabupaten Majene

Penyakit cacingan masih menjadi persoalan serius. Meski kedengaranya lazim di alami oleh setiap anak namun penyakit tersebut berdampak luar biasa. Tidak hanya menurunkan produktifitas penderita, cacingan juga menyebabkan kejadian malnutrisi, kurang gizi, anemia yang dampak terburuk menurunya kualitas generasi penerus bangsa.

Sementara pravalensi cacingan di indoensia pada umumnya masih tinggi, terutama pada golongan penduduk yang kurang mampu dengan sanitasi yang buruk. Secara nasional pravalensi cacingan sebesar 28,1 %. Berdasarkan data pravalensi tersebut, pemberian obat pencegahan massal (POMP) perlu digalakan. Hal tersebut sesuai dengn permenkes nomor 15 tahun 2017 tentang penanggulangan cacingan dengan memutus mata rantai. Setiap daerah / kabupaten kota di harapkan ikut serta dalam pemberian obat massal POMP cacingan kepada para penduduk sasaran. Seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Majene yang rabu 9 agustus beserta di SD 2 kampung baru. Pemberian obat cacing kepada para anak peserta didik menjadi awal pelaksanaan POMP. Rencanaya kegiatan tersebut dilaksanakan secara terintegrasi, seperti pemberian vitamin A di posyandu dan kegitan terkait UKS di taman kanak kanak , PAUD, Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.

Kepala Dinas Kesehatan Majene dr Nurwan Katta menjelaskan POMP cacingan dilaksanakan dua kali dalam setahun untuk daerah kabupaten kota dengan pravalensi tertinggi lebih dari 50 % dan satu kali dalam satu tahun untuk daerah pravelensi sedang 20 – 50 % secara terus menerus selama lima tahun sampai tercapai reduksi cacingan. “ namun yang perlu kita pahami kegiatan POMP cacingan juga harus di ikuti dengan kegiatan penyuluhan tentang hidup bersih dan memperbaiki sanitasi di lingkungan tempat tinggal kita.” Jelas Nurwan.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang juga ikut ambil bagian dalam kegiatan  pemberian obat cacing massal mengharapkan, program tersebut dapat melibatkan lintas sector dan lintas program  dan seluruh komponen masyarakat. Hal tersebut penting, agar kegiatan POMP cacingan yang dilaksankan dalam lima tahun berturut turut mencapai penurunan prvalensi di bawah 10 %.

Hadir dalam kegiatan tersebut, OPD terkait, para kepala bidang da kepala seksi lingkungan Dinas Kesehatan, kepala Puskesmas Banggae II, kepala sekolah SD 2 kampung baru beserta para guru/wali kelas.

 

🔥448

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here