Sosialisasi Dana Desa & Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Kejaksaan Negri Majene .

Wakil bupati Majene Lukman menghimbau kepada seluruh kepala desa (kades) di Kabupaten Majene agar memelihara alokasi dana desa (ADD) secara profesional. Setiap kades juga di harapkan memastikan dana desa berjalan efektif, dengan kata lain pengelolaan dana desa tersebut harus lebih partisipatif, akuntabel dan transparan. Hal ini ia sampaikan saat sosialisasi dana desa & tim pengawalan pengamanan pemerintah dan pembagunan yang dilaksanakan oleh  kejaksaan negeri Majene yang juga di hadiri  seluruh kades se Kab Majene (24/08) .

Seperti yang di lansir data dari komisi pemberatantasan korupsi (KPK) sepanjang januari-juni 2017 sudah ada 456 laporan mengenai dugaan korupsi dana desa. Untuk itu Lukman meminta agar setiap pelaporan dana desa dilakukan dengan baik mengingat setiap hal yang dilakukan selalu mengandung resiko. Meski secara penganggaran program telah dinilai tepat sasaran namun bisa saja terjadi pelaporan yang tidak tepat, atau terjadinya mal administrasi. Kesalahan tersebut telah banyak menyeret oknum – oknum  kedalam persoalan hukum.

“ saya biasa ketemu dengan pendamping desa , alhamdulillah seluruh pelaporan ADD berjalan lancar, tapi kita tetap harus berhati – hati jangan sampai ada kesalahan pelaporan di dalamnya, saya juga sangat berterima kasih dengan kejaksaan Majene yang menggelar acara sosialisasi ini karna bagaimana pun akan lebih melakukan pencegahan sebelum penindakan “ terangnya.

Tak lupa ia juga mengingatkan, kepada tiap kades di Majene untuk tetap menjaga pola koordinasi ke pemerintah daerah. Jangan sampai kata Lukman ia mendengar kabar ada kepala desa, bendahara atau perangkat desa lainya yang tersangkut masalah hukum, tentu hal tersebut akan menciderai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kesejahteraan di masyarakat. “ ini jangan sampai ada yang saya dengan kades dan perangkat desa lainya yang berhadapan dengan hukum, saya mau setiap desa bisa mengukir prestasi seperti yang desa adolang lakukan, saat ini kepala desa tengah penerima penghargaan dengan mewakili Sulbar di jakarta “ pungkasnya.

Sementara itu jumlah alokasi dana desa tahun 2017 yang telah ditetapkan pemerintah dalam RAPBN sebesar Rp 60 Trilyun. Besaran dana desa ini mengalami kenaikan tiga kali lipat dari tahn anggaran 2015 dan mengalami kenaikan 28 % dari dana desa tahun 2016 sebesar Rp. 49,96 Trilyun.

🔥101

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here