Persemian Kegiatan Infrastruktur Bantuan Dana Investasi Program KOTAKU  kabupaten Majene

Bupati Majene akhirnya meresmikan kegiatan infrastruktur bantuan dana investasi untuk program kota tanpa kumuh (KOTAKU) yang di pusatkan di kelurahan Pangaliali, lingkungan Cilallang 17 april 2018 kemarin.

Program KOTAKU merupakan transformasi dari program PNPM Mandiri perkotaan yang secara program telah berakhir pada tahun 2014, kemudian selanjutnya kementrian PUPR melanjutkan program tersebut dengan nama program kota tanpa kumuh.  Tujuanya untuk  meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar dipemukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya pemukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan.

Berdasrkan SK bupati Majene tahun 2017 terdapat 54,20 ha pemukiman kumuh yang tersebar di delapan kecamatan, kelurahan dan dua kecamatan yang masih membutuhkan penanganan secara komprehensif kualitas pemukiman kumuh sehingga tidak meningkat statusnya kumuh berat.

Penerimaan dana BDI program KOTAKU 2017 sebagaian besar adalah keluaran yang berada di pesisir pantai yaitu kelurahan Pangaliali, Rangas, Totoli, dan Banggae seluruh keluarahan ini berdaa di kawasan pesisir pantai yang sebagaian besar di huni nelayan dan penduduk dengan penghasilan menengah kebawah , hal ini harus mampu kita tangani menjadi target penanganan kita bersama.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengharapkan program dan kegiatan peningkatan kualitas pemukiman kumuh ini dapat dilakukan melalui upaya kolaborasi program maupun kolaborasi sumber pendaaan lainya seperti melalui donatur, CSR dari pihak swasta maupun dari swadaya masyarakat sendiri.” artinya di harapkan masyarakat hendaknya dapat memahami paradigma baru bahwa upaya penanganan kawasan kumuh bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun pemeritah daerah tapi juga tanggung jawab bersama semua pihak” jelas Fahmi.

Lurah Pangaliali-ali Hifni Zakaria mengatakan, kegiatan tersebut telah dilaksankan tahun 2017. Cilallang telah menjadi sasaran program untuk bedah rumah,  bahkan dari 71 rumah yang dibedah 39 diantaranya berada dilingkungan Cilallang. Sementara itu Konsultan wilayah OSP 8 Sulawesi tenaga ahli kebijakan publik M Yazid Bustami SH juga mengatakan untuk realisasi di tahun 2019, SK kumuh di tahun 2014 untuk kecamatan Banggae seluas 21 hektra akan segara di nol persenkan.”  khususnya untuk air mium, sanitasi dan lingkungan kumuh semua akan di upayakan di tahun 2019” terang Yazid.

Penggungtingan pita program kotaku dilakukan oleh Bupati Majene, wakil bupati  dan ketua TP PKK Majene dan disaksikan beberapa OPD terkait.

                  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here