Tim safari ramadahan pemerintah kabupaten Majene menyambangi kecamatan Tammerodo dan Tubo Sendana 4 juni 2018 atau dimalam ke 20 Ramadhan. Kegiatan tim safari ramadhan terbagi dua lokasi tersebut masing-masing dihadiri bupati dan wakil bupati Majene beserta unsur forkopimda &  beberapa pimpinan OPD kabupaten Majene. di kecamatan Tammerodo Bupati Majene beserta rombongan menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama dikantor kecamatan, setelah itu dilanjutkan dengan silaturahmi dan pelaksanaan sholat tarwih berjamaah di Masjid setempat.

di kesempatan itu Bupati Majene Fahmi Massiara kembali menyampaikan program – program unggulan pemerintah.  Diantaranya program Revolusi Hijau dan revolusi hijau yang semuanya mengarah pada peningkatan taraf hidup masyarakat. di daerah Tammero’do yang dominan sebagai petani, Fahmi menjelaskan sudah banyak bantuan yang diberikan pemerintah melalui Dinas Pertanian. Bantuan tidak hanya berupa alat pertanian hingga bibit tanaman yang cocok dengan kontur tanaman. Dewasa ini,  kata Fahmi pihaknya tengah bermohon bibit ke kementerian Pertanian khususnya bibit jagung.

Ia juga menghimbau bagi para petani coklat yg saat ini tengah bercocok tanam,  juga bisa di kombinasikan dengan tanaman sela, dengan cara menanam jagung. Katanya, perlu untuk mengubah mind set para petani untuk ingin selalu meningtkan taraf hidupnya, dengan cara rajin melihat kebunnya. ” jangan nanti melihat temannya berhasil, baru timbul jg keinginannya menanam hal yg sama, kita bisa melihat daerah di Gowa dan Takalar, para petani jagung cukup berhasil, karna para petaninya tdk konsumtif bila panen tiba” terang Fahmi.

 

Fahmi juga menginformasikan dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan ada bantuan bibit sapi sebanyak 200 ekor dari Dirjen Peternakan. Bantuan tersebut  akan dibagikan kepada kelompok tani yg membutuhkan dan juga sanggup memelihara dengan baik.

Sementara itu program revolusi biru yang di  galakkan di Majene, dominan mengarah kepada peningktan taraf hidup para nelayan.Terkait peningkatan  diharapkan agar tetap memakmurkan mesjid dengan cara selalu rajin ke mesjid untuk beribadah. Pembangunan masjid dewasa ini sudah memiliki mekanisme yang berbeda.  Akan ada tim yg meninjau langsung ke lokasi untuk melihat langgsung kondisinya. Bupati mengatakan tetap membuka pintu lebar – lebar bagi pengurus masjid untuk mengajukan proposalnya.”  Insyaa Allah akan dibantu sesuai kebutuhannya” pungkas Fahmi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here