Rapat Koordinasi Dewan Pangan Kabupaten Majene

Rapat koordinasi dewan pangan kabupaten Majene kembali di gelar selasa 30 oktober 2018 di ruang wakil bupati Majene. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan komitmen para OPD selaku anggota dewan ketahanan pangan,  dalam rangka mendukung perwujudan swasembada pangan kabupaten Majene. Selain itu untuk mengevaluasi seluruh  kebijakan program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Serta merumuskan strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan daerah.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, sesuai dengan Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang ketahanan pangan, maka pemenuhan kebutuhan pangan secara nasional menjadi fokus pemerintah. Seperti produksi, padi, jangung dan kedelai yang dilaksankan serentak di seluruh tanah air. Yang menjadi perhatian saat ini, kata Fahmi permasalahan keterbatasan lahan, pengairan dan lainnya, sementara kebutuhan masyarakat juga terus meningkat.

 

Selain itu sebut Fahmi komoditas pangan di Majene masih bersifat musiman, tergatung iklim atau cuaca , sehingga stok pangan terkonsentrasi sebagian di wilayah pulau Jawa, maka fluktuasi harga pangan berdampak pada lonjakan harga yang semakin merugikan konsumem dan produsen. “ kita fokus melihat apa yang menjadi isu,  apapun yang mencuat di lapangan harus menjadi perhatian  dewan pangan, karna ini terkait dengan inflasi dan menjadi evalausi dari TPID,  ada gangguan yang mencolok harus diberi intervensi yang tepat”  terangnya.

Acara tersebut turut di ikuti wakil Bupati Majene Lukman, para kepala OPD terkait selaku anggota dewan ketahanan pangan kabupaten Majene.

🔥27

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here