Pembukaan Bimbingan Teknis Nasional LPPD se – Kab. Majene di Yogyakarta

Pemerintah kabupaten Majene menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Nasional LPPD se Kabupaten Majene 5 Maret yang dipusatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 53 peserta yang terdiri dari pejabat eselon tiga, empat, staf dan operator di ikutkan dalam Bintek yang menghadirkan narasumber dari Kemendagri RI tersebut.

Sekertaris Kabupaten Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele mengungkapkan, Bintek tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang benar terkait indikator penyusunan LPPD berdasarkan PP No 3 Tahun 2017. Majene dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan dalam hal penyusunan LPPD. Pada Tahun 2014, 2015 Majene berada pada posisi ke dua, lalu  di tahun 2016, 2017 berada di peringkat ketiga.

Ahmad Syukri mengatakan,  kendala penyusunan LPPD secara ideal  tidak semua berasal dari kelemahan internal saja, namun banyak juga faktor eksternal. Ia melanjutkan LPPD merupakan penggambaran dan pencapaian Pemda secara utuh selama satu tahun, atau  selama masa jabatan kepala daerah. “ LPPD salah satunya kebijakan birokrasi, dalam penataan dan penguatan kelembagaan yang bertujuan untuk memperkuat OPD, semoga Bintek ini akan menghasilkan out yang besar khususnya dalam penyusunan LPPD” terangnya.

Ari Sulistyorini Perwakilan Ketua LP3D Yogyakarta mengatakan sangat bangga dengan kehadiran DPRD  dan Pemda Majene di Yogyakarta. Hal ini mencitrakan penyelegaraan pemerintahan yang beriringan antara legislatif dan eksekutif. Ia menggap hal tersebut sebagai sesuatu yag langka dan  saling mensuport. Terkait dengan penyusunan  LPPD, sebagai salah satu sistem akuntabilitas penyelegaraan pemerintahan seyogyanya dilakukan dengan sering mendengar dan berkoordinasi,dan tidak melakukan hal yang salah dengan cara benar.

Muh. Sarjono, SH Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta yang menerima rombongan dari kabupaten Majene mengatakan dalam penyusunan LPPD Yogyakarta masih dalam proses menuju peringkat terbaik. Ia menganggap kehadiran rombongan dari Majene bersifat sharing, Yogyakarta tentu memiliki kekuarangan dan kelebihan  begitupun  sebaliknya dengan Kabupaten Majene. Bintek akan berhasil jika keduanya bisa mengambil yang sesuatu yang baik didalamnya. “ kalau kita tidak mengambil itu,  sudah pasti ibu dan bapak hanya pikinik Jogja “ ungkapnya.

Selain pendalaman materi dihari kedua rabu 6 Maret, juga di agendakan kunjungan ke asrama  Pelajar dan Mahasiswa Mandar Ammana Pattolawali di Yogyakarta .

🔥233

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here