Rapat Paripurna Istimewa Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Majene Tahun 2016 -2021.

Bupati Majene Fahmi Massiara menjelaskan langkah-langkah peningkatan kemampuan fiskal pemerintah daerah, khususnya dalam membiayai berbagai pembangunan di kabupaten Majene. Diantaranya, meningkatkan kwalitas penerimaan sektor PAD dengan intensifikasi dan eksetensifikasi, meningkatkan potensi penerimaan melalui peninjauan ulang terhadap regulasi pajak dan retribusi, serta membangun sistem informasi yang memadai untuk menjamin kesinambungan data potensi pajak dan retribusi sehingga mampu meminimalisir kesalahan pencatatan dan perhitungan.

Hal ini disampaikan saat Rapat Paripurna Istimewa Rancangan Peratiran Daerah Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Majene Tahun 2016 -2021, di ruang rapat Paripurna DPRD Majene 29 Mei 2019.

Selain itu juga disampaikan permasalahan di bidang penatausahaan aset. Dimana persoalan tersebut telah tuntas dibenahi sejak tahun 2015, olehnya itu pada tahun 2015 Pemda Majene telah memperoleh OPINI WTP yang pertama. Hal ini menandakan seluruh catatan BPK terkait pencatatan aset telah selesai ditindak lanjuti.  “Saat ini langkah yang harus diambil Pemda terkait aset adalah pengamanan aset dari penugasan pihak lain, serta pengamanan dalam bentuk surat kepemilikan” terangnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here