Ziarah Ke Situs Budaya Mandar di Kecamatan Malunda.

Usai berziarah ke Makam To Kaiyyang Pudzung di Buttu Kalumpang Dusun Karelembang, rombongan Pemkab Majene lalu bergeser ke lokasi sumur tua peninggalan Imam Lapeo di Dusun Limbong Manaraya Desa Lombong Kecamatan Malunda Selasa 13 Agustus 2019.

Menurut infromasi sumur tersebut dibangun 1932, oleh Ulama besar asal Mandar Kh Muhammad Tahir atau biasa disapa Imam Lapeo. Dilokasi tersebut, Bupati Majene Fahmi Massiara bersama rombongan lainya  berkesempatan mencicipi air sumur tersebut. ” saya baru tahu kalau ada sumur bersejarah disini, sudah jadi kebiasaan saya selalu mencoba air sumur, bukan cuma di Majene tapi di daerah lain di Indoensia” ungkapnya.

 

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan area sumur tersebut perlu dibangun atau dilestarikan. Pemerintah desa perlu memasukan penganggaran pembangunan melalui APBDes atau Dana Desa. “ nanti dikolaborasikan dengan APBD, pemerintah desa bangun dulu nanti Pemda Majene yang lanjutkan” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Majene Darmansyah sedikit mengulik sejarah Imam Lapeo. Selain ulama besar, Imam Lapeo pernah diangkat menjadi Puang kali di Tappalang. Tugansya menjadi juru adil dalam memutus perkara dimasyarakat.” Sudah menjadi, kebiasaan setiap penyebar Islam di Mandar itu akan diangkat menjadi puang kali” terangnya.

 

🔥150

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here