Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar ( Saberpungli ) bagi Pelayan Publik Kabupaten Majene.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah dan memberikan efek jera pada setiap pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia. Selain peran serta aparat dan lembaga hukum termasuk pula Tim Sapu bersih pungutan liar (Saberpungli). Ketua Pelaksana UPP Saberpungli Provinsi Sulbar Benny Benda mengatakan Kepres no 87 tahun 2016 terkait pelaksanaan saberpungli telah berjalan empat tahun hanya saja masih ditemukan oknum aparatur pemerintahan terlibat pungli Khususnya di sektor perizinan. Benni mencontohkan kejadian di Kabupaten Pasangkayu ditemukan oknum Honorer yang melakukan pungli saat proses rekruitmen CPNS dan saat ini masih di proses. Hal ini ia sampaikan saat acara sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar ( Saberpungli ) bagi Pelayan Publik Kabupaten Majene yang dilaksanakan di Ruang pola Kantor Bupati Majene Kamis 8 April 2021.

Ia juga mengapresiasi Kabupaten Majene yang menjadi daerah pertama di Sulbar yang menggelar kegiatan tersebut. Hal ini membuktikan Majene memiliki komitmen dalam upaya pencegahan pungli disetiap lini pelayanan publik .Tim sarberpungli lanjutnya memiliki peran mencegah terjadinya korupsi, sekaligus menolong orang yang akan celaka karna memiliki fungsi konsultan dan pencegahan. Bahkan akan mengurangi pekerjaan dari Tipikor kejaksaan dan kepolisian. ” insya Allah jika tim saberpungli bekerja profesional, tipikor di kejaksaan dan Kepolisian tidak lagi aktif maksimal marna sudah ada tim ini menjalankan tugas baik sebagai konsultan dan pencegah” jelasnya.
Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki mengatakan Kabupaten Majene menjadi daerah yang selalu menjadi lokus kegiatan baik berskala nasional dan provinsi. Sehingga kegiatan saberpungli yang dilaksanakan di Majene semakin menguatkan peran dan keinginan Mejene dalam imlementasi reformasi birokrasi khususnya akutanbilitas di Pemerintahan. “di RPJMD kita sudah running organisasi berbasis kinerja demi mendukubg prinsip prinsip akuntabilitas” ucapnya.


Kepala Inspektorat Sulbar Mappeara yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat juga mengapresiasi tim saberpungli provinsi Sulawesi Barat, dan berharap semua bekerja dengan prodesional, penuh tanggung jawab, bebas pungli dalam wibawa hukum.

Acara tersebut juga di hadiri kapolres Majene, Kajari Majene, Inspektur Inspektorat kabupaten Majene, tim Saberpungli Provinsi Sulbar serta peserta sosialisasi lainnya.

🔥79

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here