Pelantikan dan pengukuhan Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan 01.089 -01.090 di pangkalan Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kab Majene.

Upaya pembinaan terhadap warga binaan penghuni lembaga permasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) terus di galakan oleh Kementrian Hukum dan Ham. Salah satunya melakukan terobosan dengan melantik tiap warga binaan menjadi anggota pramuka. Keberadaan warga binaan yang  menjadi anggota pramuka, kelak akan membantu para sipir penjara dalam menertibkan para warga binaan selama di Rutan. Hal ini pula  yang terlihat di Rutan kelas II Majene, yang baru saja melantik dan pengukuhkan Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan 01.089 – 01.090 31 maret 2017 kemarin. Puluhan warga binaan rutan kelas II Majene dilantik dan akhirnya resmi menjadi anggota gerakan pramuka kwartir cabang Majene .

Wakil Bupati Majene Lukman yang juga ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Majene mengaku sangat berterima kasih atas tupaya yang dilakukan pihak kementrian hukum dan ham ini. hal ini sesuai dengan semangat pemerintah daerah dalam hal peningkatan kualitas sumber daya manusia, tanpa melihat status dan latar belakang seseorang termasuk para warga binaan di rutan. Menurutnya, dengan melibatkan para warga binaan menjadi anggota pramuka, akan membantu perubahan pola fikir yang dahulunya mudah terjerumus ke hal negatif yang membuat seseorang tersangkut masalah hukum menuju pribadi yang lebih baik, produktif dan bisa kembali diterima di tengah – tengah masyarakat. “ setelah ini harus ada perubahan, keterlibatan warga binaan di kepramukaan akan merubah stigma, mempunyai nilai plus, nilai tambah dan tentu siap mengabdi di masyarakat setelah proses hukum diselesaikan” terangnya saat memberikan sambutan.

Lukman juga mengharpakan, ahar tiap warga binaan yang menjadi anggota gerkan pramuka di rutan kelas II Majene, agar bisa mencontoh nilai – nilai dari simbol kelapa yang ada pada lambang pramuka. Simbol kelapa tersebut memperlihatkan nilai produktifitas dari setiap komponen yang ada pada buah kelapa. Mulai dari sabut, tempurun, air hingga isi dari buah kelapa yang seluruhnya bisa dimanfaatkan dengan baik. Acara ini juga di hadiri Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia A. Farida, SH, M,Si dan sejumlah tokoh kepramukaan diMajene.

🔥113

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here