Kunjugan Supervisi KKN PPL Terpadu Angkatan XIV Semenster Genap Tahun Akademik 2016/2017  dan Penandatanganan MOU UNM dan Pemerintah Kabupaten Majene.

Rektor Universitas Negri Makassar (UNM) Prof Dr Husain Syam M.Tp berkomitmen untuk membantu pemerintah kabupaten Majene dalam memajukan dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam dunia pendidikan. Selain menerjunkan 235 peserta KKN PPL UNM di Kab Majene pada tahun ini, pihaknya juga siap melaksanakan beberapa program kerja yang akan di kuatkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MOU) antara UNM dan Pemkab Majene.

Prof Husain menjelaskan, sebagai orang yang berasal dari tanah mandar, ia berkewajiban dan terpanggil untuk memajukan sistem pendidikan yang ada di Sulbar, khususnya Majene sebagai pusat pelayanan pendidikan. “ saya sebagai orang mandar  bersama pak dekan ekonomi, merasa terpanggil untuk membawa semua program – program kita ke sulbar, mumpung saya rektor dan ketua umum kerukunan keluarga besar mandar (KKBM), dengan catatan kegiatan ini bernilai positif “ terangnya,  saat kunjugan supervisi KKN PPL terpadu angkatan XIV semenster genap tahun 2016/2017, yang juga dirangkaikan dengan Penandatanganan MOU UNM dan Pemkab Majene, 13 mei di ruang pola kantor bupati.

Salah satu program yang akan dilaksanakan nantinya, yakni bakti sosial seperti yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota di Sulsel. Baksos tersebut seperti perbaikan mesin nelayan oleh mahasiswa teknik mesin, service gratis mobil dan motor oleh mahasiswa teknik otomotif, begitupula dengan berbagai  jurusan lainya.” Kami pernah baksos di Kab Pinrang, dan memperbaiki mesin yang sengaja di rusak oleh pemilik bengkel, karna merasa terancam dengan usahanya, dan itu ketahuan kalau mesinya sengaja di rusak dan berhasil kami perbaiki” jelasnya. Untuk itu ia berharap pemkab Majene tidak ragu untuk melakukan kerja sama dengan UNM, apalagi dalam hal universitas yang berbasis pendidikan, UNM menjadi yang terbaik di  kawasan timur Indoensia.

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara menyambut baik kerjasama yang akan dibangun nantinya. Sebagai pusat pendidikan di Sulbar, Majene membutuhkan banyak masukan juga inovasi – inovasi dalam hal peningkatan kualitas pendidikan. “ kami juga sementara membangun sistem pendidikan yang ideal di Majene, dan keberadaan UNM tentu akan memberikan spirit yang besar dalam memajukan sistem pendidikan yang ada saat ini” terang Fahmi.

Total ada 235 mahasiswa UNM yang melaksanakan KKN PPL di Majene, yang berlangsung selama tiga bulan. Selain membentuk posko, mereka ditempatkan di berbagai sekolah seperti SMP, SMA dan juga perkantoran. Dari jumlah mahasiswa tersebut, terdiri dari berbagai jurusan pendidikan, seperti teknik elektronika, kimia, fisika, teknik bangunan, matematika, senirupa, ekonomi, IPS, sejarah, bilogi dan teknik otomotif. Total program kegiatan yang di  kekola mencapai  85, yang terbagi dalam dua jenis, yakni program kerja fisik 45 program, dan non fisik sebanyak 37 program kerja. Menurut laporan Mahasiswa selaku koordinator kabupaten, realisasi program kerja telah mencapai 70 % selama dua bulan pelaksanaan KKN PPL.

 

 

🔥191

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here