Kedepan, Pembersih & Staf Bisa di Gaji Rp 12 Juta

0
1633

Sekertaris Daerah Kabupaten Majene Syamsiar Muchtar, mengatakan kedepanya  akan banyak terjadi perubahan regulasi dibidang kepegawaian. Dari hasil rapat koordinasi bidang kepegawaian di Jakarta, yang juga di hadiri oleh seluruh sekda se Indonesia beberapa waktu lalu, Syamsiar Muchtar menginformasikan bahwa perubahan yang paling mencolok, salah satunya adalah perubahan struktur penggajian bagi aparat sipil negara ( ASN ). Ia mencontohkan, untuk jabatan fungsional umum atau dalam PP No 5 Tahun 2014 tentang ASN, merupakan unsur staf biasa mulai dari staf pembersih sampai staf yang tidak memiliki jabatan, maka gaji yang bisa diterima mencapai Rp 12. Juta perbulanya. Regulasi yang mengatur kenaikan gaji ASN tersebut, masih menunggu turunya peraturan pemerintah (PP).

Meski demikian jangan terburu – buru senang dulu dengan kabar kenaikan struktur gaji ASN.  Seperti biasa, selalu ada konsekwensi yang harus diterima atas reward kebijakan peningkatan nilai kesejahteraan yang diberikan pemerintah. Selain menuntut kinerja yang produktif, syarat lainya yakni mengharuskan tiap ASN fungsional umum agar mendapatkan pendidikan fungsional minimal 20 jam  dalam satu tahun. Pendidikan tersebut, berupa keikutsertaan di tiap pelatihan peningkatan kapasitas, seperti workshop / diklat dan lainya. Syamsiar melanjutkan, untuk mendapatkan pelatihan dalam kurun waktu setahun itu, bukan hal yang sulit dilakukan. Tiap ASN fungsional umum, bisa mengikuti pendidikan dimana pun baik itu di Majene atau diluar daearah/provinsi. “ saya kira ini tidak susah dilakukan, ASN tinggal rajin saja ikut pelatihan, waktunya bisa di sambung – sambung dan pada akhirnya pencapai 20 jam” jelasnya saat memberikan sambuatan beberapa waktu lalu di ruang pola kantor bupati Majene.

Sementara itu, untuk tahun 2017 ini, ada sekira 7 pejabat yang akan pensiun termasuk Sekda Majene sendiri. Tahun 2018 sekitar lima orang, 2019 sejumlah 7 pejabat. Untuk itu Syamsiar kembali menginformasikan, sesuai dengan PP No 11 tahun 2017, bahwa tiap ASN  yang berkeinginan mengisi jabatan, khususnya bagi pejabat pimpinan pratama eselon II,  salah satu syaratnya harus memiliki usia tidak lebih dari 56 tahun. Selain itu tiap ASN yang tertarik, harus mengikuti seleksi terbuka yang nantinya akan di nilai oleh assesor .

🔥472

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here