Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulbar & Majene di Masjid Darud Ma’rif Baruga.

Peristiwa terorisme di Jakarta beberapa waktu lalu, menjadi gambaran nyata bahwa terorisme seakan tidak mengenal akhir. Potensi  ancaman terorisme telah menjalar ke daerah – daerah di Indonesia. Gubernur Sulawesi Barat Alibaal Masdar mengatakan, di kabupaten tetangga sudah ada sembilan orang yang masuk dalam jaringan ISIS. Untuk itu, seluruh pihak terutama masyarakat dan pihak keamanan harus waspada dan sigap menolak faham terorisme masuk ditengah – tengah masyarakat.

Alibaal juga mengatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang bermartabat dan mala,bi dengan pancasila yang menjadi dasar negara dan tidak boleh diganggu gugat. Jika di negara Arab, tempat lahirnya para nabi, memiliki bahasa yang sama namun akhirnya di susupi faham radikalisme dan terpecahbelah persatuanya, maka di Indonesia, kata mantan bupati Polman dua periode ini, dengan keberagaman yang ada kita harus mampu menjaga keutuhan bangsa dan menolak segala bentuk upaya pemecah belah kerukunan umat beragama.“ pancasila menghimpun semua agama dan kepercayaan, kita boleh mengatakan Islam agama yang baik, tapi jangan sekali kali mengatakan agama Islam lah yang terbaik, harus ada pesan toleransi didalam jangan mau saling memprovokasi” hal ini ia sampaikan saat safari Ramadhan di Masjid Darud Ma’arif di lingkungan Baruga kecamatan Banggae timur.

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara yang mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, berharap agar pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih kepada pengembangan syiar – syiar islam, khususnya mencetak para qori’ qoriah di Majene. Apalagi, kata Fahmi Provinsi Sulbar seringkali di wakili para duta alquran asal Majene, khususnya dari  santri/santri wati yang ada di baruga. “ di lingkungan Baruga memang paling sering mencetak qori’ qoriah, meski tidak ada intervensi pemda namun secara natural mereka mampu menghasilkan duta-duta Alquran “ ungkap Fahmi.

Hanya saja saat ini  masih ada kelemahan  di beberapa kategori yakni Hifidzil Qur’an. Untuk itu Fahmi berharap, kedepan pemerintah provinsi Sulbar memberikan dukunganya kepada pemerintah daerah dan tiap wadah-wadah pengembangan pembelajaran para qori’qoriah dan  para hafidz, hafidzah di Majene.

Acara safari ramadhan pemerintah provinsi Sulbar dilakukan di tiga tempat. Gubernur Sulbar, ibu gubernur, Bupati Majene, Dandim 1401 serta pejabat tinggi  lainya di Masjid Darud Ma’arif Baruga, Wakil Bupati Majene di Masjid Nurul Abrar Labuang, Sekertaris daerah provinsi sulbar di dampingi sekda Majene di Masjid Al Ikhsan Tinambung Kecamatan Pamboang.

🔥46

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here