Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Unsulbar, Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Tahun Akademik 2017/2018.

Pemerintah kabupaten Majene diminta untuk bersiap menampung 1500 hingga 2000 lebih mahasiswa Unsulbar ditahun 2017 ini. Keberadaan para mahasiswa baru asal luar daerah setiap tahunya, tentu saja akan merujuk pada kesiapan Majene dalam mengcover kebutuhan akan tempat tinggal, konsumsi sehari-hari dan juga  transportasi. Rektor Unsulbar Aksan Djalaluddin mengatakan jangankan 2000, 1500 mahasiswa baru saja akan menambah kepadatan aktifitas masyarakat di Majene. Untuk itu ia berharap agar pemerintah daerah dan stakeholder lainya mempertimbangkan untuk menyediakan sarana tempat tinggal, rumah/tempat makan dan juga transportasi yang memadai.” Penduduk  Majene mulai sekarang bertambah 2000 mahasiwa diMajene, tidak usah 2000, 1500 saja sudah akan menambah kedapatan penduduk di Majene,  mohon bupati dan wakil bupati, para unsur forkopinda mepertimbangkan menyediakan fasilitas tempat tinggal dan makan yang memadai bagi anak anak kita” jelas Aksan saat rapat senat terbuka luar biasa Unsulbar, pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa tahun akademik 2017 /2018 bertempat di aula masjid agung Ilaikal Mashir senin 28 agustus pagi.

Terkait hal tersebut, Gubernur Sulawesi Barat Alibaal Masdar yang turut hadir mengatakan pemerintah provinsi akan berupaya membantu menyediakan sarana tempat tinggal atau asrama bagi mahasiswa. Ia mengaku akan meminta bantuan ke pemerintah pusat melalui dirjen perumahan rakyat, yang juga pada tahun ini telah menyetujui pembangunan dua unit bangunan asrama di pesantren. “ Dirjen Perumahan Rakyat itu pernah menjabat  sebagai kepala Bappeda Sulbar tentu akan memudahkan kita berkomunikasi, kalau tahun ini kita sudah dapat pembangunan dua bangunan asrama untuk pesantren, maka tahun depan kita akan kembali usulkan pembangunan asrama Unsulbar dan pesantren lainya” terangnya.

Ali baal juga mengharapkan agar pemerintah daerah mengedukasi masyarakatnya untuk menyediakan pembangunan homestay bagi mahasiswa. Hal tersebut akan menambah income bagi masyarakat Majene.  “ paling tidak ada satu kamar dalam satu rumah tangga yang menyediakan kos – kosan buat mahasiswa” jelas Alibaal.

Sementara itu Unsulbar pada SNMPTN berhasil menjaring 5000 peminat, dan bahkan ada 300 lebih yang menjadikan Unsulbar sebagai pilihan pertama. Namun karna kurangnya fasilitas khususnya infrastruktur Unsulbar,  hanya mampu menerima 1976 mahasiswa baru. Terkait dengan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa, telah sesuai agenda nasional yang dilaksanakan selama 4 hari, dimulai  28 – 31 agustus. Kegiatan tersebut bertujuan memberi pemahaman kehiduan kampus, proses belajar mengajar, pengenalan matakuliah khususnya isu – isu mutakhir seperti kegaiata bela negara dan mengidentifikasi sejak dini, pemikaran radikalisme.

Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Sulbar, Danrem Taraada Tarogau, Wakil Bupati Majene, Dandim 1401, pejabat Forkopinda Sulbar dan Majene, para tenaga dosen, staf dan juga mahasiswa baru.

🔥575

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here