Penyerahan Penghargaan Pemerintah Atas Capaian Standar Tertinggi Penyusunan Laporan Keuangan Tahun 2016 serta Penyampaian Hasil Evaluasi & Monitoring Penyaluran DAK fisik, Dana Desa & Kredit Usaha Rakyat (KUR) s/d triwulan II 2017.

Usai mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) atas hasil laporan keuangan daerah tahun 2016 pada juli lalu, Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat akhirnya menyerahkan piagam penghargaan pemerintah atas capaian standar tertinggi sekaligus penyampaian hasil evaluasi dan monitoring penyaluran DAK fisik, Dana Desa dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) s/d triwulan II tahun 2017. Piagam diberikan langsung kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulbar Saiful Islam yang diterima Bupati Majene Fahmi Massiara di dampingi Wakil nya Lukman di ruang rapat wakil bupati Majene kamis 12/10.
Dalam kesempatan itu, selain mengucapkan terima kasih Bupati Majene Fahmi Massiara juga menitipkan harapan agar pemerintah pusat segera merealisasikan transfer dana ke pemerintah daerah. Mengingat beberapa program kegiatan yang terhambat termasuk desakan dari rekanan (pihak ke 3) yang meminta untuk segera di bayarkan. “melalui Ditjen perbendaharaan ini, kami sangat berharap pemerintah pusat segera merealisasikan transfer dana ke daerah apalagi saat ini pihak rekanan sangat kencang meminta dibayarkan bahkan salah satu reknana pengadaan kendaraan ambulance pada RSUD menarik kendaraan” harap Fahmi.
Terkait pelaksanaan pengelolaan dana transfer dari pusat ke kabupaten Majene jauh lebih meningkat dibandingkan dengan pengelolaan pada tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dapat berjalan dengan baik atas kerjasama pemerintah daerah kabupaten Majene dengan Kanwil perbendaharaan propinsi Sulawesi Barat. Tidak hanya itu kantor KPPN Majene juga di nilai berperan aktif mengigatkan pemda Majene dalam pelaksanaan dan pelaporan dana DAK dan Dana Desa sesuai paraturan menteri keuangan nomor 50/PMK.07/2017 beserta perubahanya.
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulbar Saiful Islam menjelaskan alokasi DAK fisik kabupaten Majene mencapai Rp. 110,5 M l. Realisasi DAK fisik di triwulan ketiga telah disalurkan KPPN Majene dengan total total Rp.88,5 M atau 80,07 %. Pihaknya juga mempredikasi estimasi realisasi DAK fisik bisa mencapai 99,0 %, capain tersebut merupakan yang tertinggi di Sulbar mengingat estimasi realisasi DAK fisik dikabupaten lain dan Pemprov Sulbar sejauh ini hanya berkisar 92 %. “ kami prediksi Majene akan mencapai realisasi tertinggi di Sulbar , tapi dengan catatan seluruh program swakelola bisa selesai per 31 Desember 2017” Terang Syaiful.
Sementara itu rencanaya pihak Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulbar akan mengunjungi desa di Majene yang dianggap berhasil mengelola ADD, sesuai dengan hasil rekomendasi dari pihak Badan Pemerintahan Desa Kabupaten Majene. Desa tersebut juga akan di ikutkan dalam ekspose nasional, yang melibatkan 180 desa se Indonesia yang dianggap berhasil mengelola ADD.

 

 

 

 

🔥61

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here