Dukungan untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di Majene, kembali diteguhkan pemerintah daerah dengan memberikan keleluasaan bagi tiap organisasi keagamaan untuk menggelar kegiatanya. Seperti yang di laksanakan oleh yayasan Ar Rahmah Almandary dalam kegiatan Tabligh Akbar Salafiyah (Islam Rahmat Bagi Alam) yang di gelar di Masjid Ilaikhal Mashir minggu 17 desember.

Dalam kegiatan tersebut Fahmi Massiara yang turut hadiri mengatakan, masyarakat Majene yang sifatnya homogen / tradisional, selain itu Majene yang di dominasi umat muslim tentu akan memberikan perhatian penting dari sisi pengembangan keimanan dan ketaqwaan. Pemerintah daerah pun kata Fahmi akan selalu mendukung kegiatan yang positif dalam hal apapun namun tetap dalam bingkai persatuan umat dan bangsa. ” marilah kita baik itu umat muslim, elemen masyarakat lainya kita mengedepankan diskusi , bertukar pandangan menjaga persatuan umat muslim dan tentu saja menjaga persatuan bangsa dan negara” terangnya. Ia juga berharap setiap materi yang di sampaikan oleh para ustadzh akan menjadi ilmu dan tuntunan bagi ummat muslim di Majene.

Sementara itu ada tiga materi yang menjadi muatan dari tabliqh akbar tersebut, diantaranya pilar pilar stabilitas keamanan negara yang dibawakan oleh Al Ustadzh Lukman Jamal LC seorang hafizullah pembina pesantren tanwirus sunnah Gowa Sulsel, jalan menuju akherat oleh Al Ustadz Khaidir Muhammad Sanusi seorang hafidzullah pendiri tahfidzh quran parapa Takalar Sulsel, dan materi tetakhir perjalanan manusia ke alam kubur oleh al ustadzh Salman Mahmud Yang juga hafidzhullah pengasuh pesantren As- sunnah Mamuju.

Tabliqh akbar tersebut berlangsung lancar , tidak hanya di hadiri jemaah dari kabupaten Majene tapi juga dari jamaah asal Sulsel diantaranya Makassar, pare-pare dan SidrapĀ Nampak sejumlah pejabat daerah kabupaten Majene hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1401, pimpinan OPD , mantan bupati Majene Kalma Katta, para kabag dll.

šŸ”„701

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here