Pemberian Bantuan Bencana Alam dan Bencana Sosial Kecamatan Pamboang & Sendana.

Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) di kecamatan Pambauang dan Sendana, menerima bantuan logistik dari pemerintah kabupaten Majene. Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di kantor kecamatan Sendana 28 februari 2018. Ke 11 KK tersebut, merupakan korban bencana alam dan sosial yang terjadi di akhir tahun 2017 lalu. Camat Sendana  A. Parawansa menjelaskan bencana alam yang menimpa warganya terjadi di beberapa desa. Yakni di desa Puttada masing-masing bencana angin kencang dan banjir, sementara untuk bencana sosial menimpa satu kelaurga di desa Tallubanua. di Kecamatan Pambauang  terjadi di dua desa masing-masing Balombong dan Betteng. Di wilayah tersebut mengalami bencana sosial kebakaran, sementara untuk bencana alam atau angin kencang menimpa dua KK di desa Bode Utara dan Tinambung.

 

Kepala Dinas Sosial Majene Hammadiah mengatakan, sebenarnya bantuan tersebut akan diserahkan tidak lama setelah kejadian. Namun karna beberapa kendala khususnya wakt baru pada akhir februari bisa di serahkan kepada para korban. Ia juga menjelaskan kepada warga yang hadir ada dua jenis bencana yang ditangani Dinsos yakni bencana alam yang meliputi banjir, longsor, puting beliung dll. Sementara untuk bencana sosial seperti kebakaran, orang yang hilang di laut dan sebagainya. “ perlu diketahui, sebelum bantuan itu diterima masyarakat, perangkat desa sebelumnya harus melaporkan kepada BPBD berapa korban bencana di wilayahnya, nanti pihak BPBD lah yang akan bersurat ke Dinsos untuk pemberian bantuan logistik, dan di kantor kami hanya menyediakan bantuan logistik saja, tidak ada uang tunai” jelasnya.

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara, yang menyerahkan bantuan tersebut secara langsung, berpesan agar setiap warga tetap waspada dengan segala bentuk bencana alam atau sosial. Majene merupakan daerah dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Di sepanjang jalan kecamatan Pambauang hingga kecamatan lain terdapat tebing yang berpotensi longsor, diatasnya terdapat lubang yang besar, jadi jika hujan akan menggenangi lubang diatas dan mengikis material  kemudian jatuh ke jalan. “ kita tetap harus waspada, karna dimana pun itu bencana bisa saja menimpa, kita hanya bisa menerima dan bersabar, pemerintah juga tidak akan menutup mata kalau ada laporan,  di upayakan langsung meminta bantuan di provinsi “ beber Fahmi.

Bantuan logistik yang diberikan berupa, selimut, pakaian dan beberapa makanan. Fahmi juga mengatakan, untuk teliti melihat tanggal kadaluarsa untuk bantuan makanan yang diberikan.

 

 

🔥115

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here