Tabliqh Akbar Memperingati Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1449 Hijriah Masjid Agung “ Ilaikal Mashir” Kabupaten Majene.

Pengurus Masjid Ilaikal Mashir kabupaten Majene, menggelar Tabliqh Akbar dalam memperingati Isra’Mikraj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 M. Acara tersebut digelar di ruang utama masjid agung  pukul 09.00 wita pagi, dengan menghadirkan pembicara pertama, Dr. (HC) KH. Nur Husain BA ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat dan yang kedua Prof.Dr. Hamdan Juhannis MA,Ph.d yang juga sebagai wakil rektor IV UIN Alauddin Makassar.

Menurut ketua pengurus masjid Ilaikal Mashir Kalma Katta, untuk tahun ini perayaan Isra’ Mikraj dikemas melalui Tablikh akbar. Hal ini dimaksudkan agar para jemaah dan undangan yang hadir dapat berdialog dengan dua pembicara yang telah di hadirkan sekaligus menambah wawasan sekaitan dengan peristiwa Israq Mikraj yang akan semakin menambah keimanan sebagai umat muslim.” Kami ingin di acara-acara berikutnya semisal Maulid Nabi akan kita kemas dalam kegiatan Tabliqh Akbar, agar ada dialog dan umpan balik dari jemaah yang hadir” terang mantan Bupati Majene dua periode tersebut.

Semengtara itu, Plt Sekertaris Kabupaten Majene Arifuddin yang hadir membacakan sambutan Bupati Majene mengatakan pemerintah kabupaten Majene senantiasa menyambut baik dan memberikan dukungan setiap kegiatan keagamaan yang dilakukan. Hal tersebut merupakan suatu keniscayaan karena masyarakat Majene yang masih memegang teguh tradisi-tradisi keislaman yang telah menjadi kearifan lokal yang menjadi aset budaya yang perlu kita kembangkan. “ Hal ini penting karna kegiatan-kegiatan keagamaan akan menjadi penopang dalam pembentukan karakter masyarakat yang regius dan malaqbi” ungkap Arifuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, para alim ulama, tokoh masyarakat dan juga masyarakat Majene secara umum, yang turut memberikan andil, menjaga kesejukan dalam kehidupan beragama di Majene ini. Ia berharap kedepan suasana kondusif aman dan tentram senantiasa akan terwujud, khususnya dalam memaksimalkan peran Masjid sebagai pusat pembinaan akidah, pembinaan muamalah bagi umat islam dengan latar belakang sosial budaya dan juga pengajian-pengajian  yang menjadi salah satu pilar pemersatu umat.

   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here