Launching Pemanfaatan Dana Desa 2018 Dengan Pola Padat Karya Tunai (PPKT) dan Pemberian Bantuan Bibit Durian, Rambutan dan Mangga.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengimbau agar setiap kepala desa dikabupaten Majene  memiliki jiwa untuk membangun desanya. Jika hal itu mampu di tunjukan para kepala desa maka desa yang di pimpin akan bercahaya. Salah satunya dengan melihat potensi yang dimiliki setiap desa. Jika desa memiliki keindahan alam, maka desa harus mampu mengembangkan potensi disektor wisata begitu pula untuk desa yang berprospek pertanian dan perkebunan, maka pemerintah desa wajib meningkatkan jalan atau inrastruktur di desanya. Jangan sampai, kehilangan potensi tersebut,  seperti di kelurahan Tande yang dikenal dengan lasse’ Bambang (Langsat manis), sekarang sudah tidak ada. Di desa Betteng sambung Fahmi, harus berhasil mengembangkan buah nenasnya, atau di desa Adholang yang dikenal dengan “loka pere;”nya.

” Perlu pengembangan menjadi lahan produktif, kalau di desa Betteng tepatnya pengembangan nenas, loka pere di Adholang, jangan sampai  hilang seperti lasse’bambang di Tande, itu harus kita kembangkan, kalau hilang maka lagunya sudah tidak bisa lagi dinyanyikan karna  hilang dari habitatnya” jelas Fahmi yang di sambut tawa oleh para undangan di acara launching pemanfaatan dana desa 2018, dengan pola padat karya tunai (PPKT) dan pemberian bantuan bibit durian, rambuat dan mangga, bertempat di desa Betteng kecamatan Pamboang kamis 11 april kemarin.

 

Terkait dengan pemanfaatan dana desa 2018 dengan pola padat karya tunai (PPKT), kata Fahmi telah ada sejak pemerintahan sebelumnya. Namun dalam perkembanganya program tersebut tidak berjalan baik karna terlalu banyak penyelewengan. Sehingga banyak pejabat yang di proses secara hukum. Namun jika saat ini telah dikembalikan ke pola padat karya maka memungkinan bagi pemerintahan desa memanfaatkan program tersebut dengan baik. Apalagi dengan sejumlah payung hukum yang ada akan memberikan kewenagan bagi desa mengelola dana desa dengan mengarakan program padat karya.

Kepala desa Betteng Sultan mengaku bersyukur dengan pemanfaatan dana desa melalui danpola padat karya. Kepala desa tersebut, memiliki keinginan untuk menyulap desanya sebagai daerah pengembangan agrowisata. “ kami ingin  membangun jembatan  gantung, di wilayah ini, juga di sekelilingnya akan kami bangunkan vila, agar nanti banyak yang tertarik datang kedesa kami” ungkap Sultan.

             

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here