Usai pelaksanaan upacara bendera memperingati hari kebangkitan nasional ke 110 (21/5) di halaman kantor bupati Majene, wakil bupati Majene Lukman langsung memimpin rapat terbatas dengan melibatkan para pimpinan OPD, para camat dan kabag di ruang sekretariat daerah. Rapat tersebut sekaitan dengan pembayaran gaji para tenaga honorer/kontrak dan PTT yang hingga pertengahan mei 2018 belum juga di cairkan.

Sesuai dengan instruksi bupati Majene Fahmi Massiara yang saat ini bereada di Jakarta, ia  menitipkan beberapa pesan kepada para pimpinan OPD terkait. Lukman menyebutkan, para pimpinan OPD di harapkan untuk tidak meninggalkan tempat atau melakukan perjalanan dinas keluar kota dalam minggu ini. Sebelum gaji para tenaga kontrak/honorer, para tenaga PTT dibayarkan. Selain itu, bupati kata mantan wakil ketua DPRD Majene ini meminta agar pembayaran gaji honorer tersebut harus selesai paling lambat dalam dua hari kedepan.

“ pak bupati Majene meminta agar tiap pimpinan OPD tidak meninggalkan tempat atau melakukan perjalanan dinas keluar kota dalam minggu ini, sebelum gaji para tenaga kontrak/honorer, para tenaga PTT dibayarkan, pak bupati juga meminta agara pembayaran gaji honorer tersebut harus selesai paling lambat dalam dua hari kedepan “ ungkapnya.

Plt Sekertaris Daerah Majene Arifuddin mengatakan, untuk mekanisme pembayaran gaji para tenaga honorer/kontrak dan PTT  berdasarkan pagu anggran tahun 2017. Pencaiaran gaji harus dilengkapi SK tahun 2018 dengan pengacu pembuatan SK tahun 2017.” SK 2018 harus secepatnya di selesaikan, saat ini sudah berproses di bagian hukum” terang Arifuddin.

Untuk rencana penjaringan tenaga PTT tetap akan berproses di tahun 2018 ini namun akan berlaku di tahun 2019. Sementara untuk kejelasan pemberlakukan tambahan penghasilan pegawai (TPP) direncanakan pada bulan berikutnya.

 

🔥232

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here