62 desa se kabupaten Majene meramaikan “Kemilau Desa” tahun 2018 yang di laksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Stadion Prasamya Mandar Majene. Kegiatan tersebut  resmi dibuka kamis 9 agustus dan berlangsung 4 hari atau berakhir pada 12 agustus 2018. Kegitan yang perdana di Majene dan Sulbar tersebut, dikemas secara meriah turut di hadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Transmigrasi dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Anwar Sanusi.

 

Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sulawesi Barat, Ketua dan unsur pimpinan DPRD Majene, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Majene, unsur Muspida. Kegiatan “Kemilau Desa” ini bertujuan untuk memotivasi desa untuk membangun Majene dari desa sebagai desa mandiri, memperkenalkan produk unggulan desa sebagai kekuatan kemandirian, memperkuat persatuan dan kesatuan antara warga desa, mempupuk jiwa sosial sportifitas masyarakat desa dan memahami manfaat dana desa dalam peningkatan pendapatan perkapita masyarakat desa dan juga memperkuat identitas desa melalui produk unggulan. Seperti yang di sampaikan Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya kemarin.”  Perlu mengekspos segala potensi desa di Majene momentum ini akan digunakan seluruh desa untuk memperkenalkan potensi dan hasil-hasil bumi di desanya” ungkap Fahmi.

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar juga menyampaikan terus berupaya membangun kebudayaan Sulbar agar lebih dikenal dan maju. “kita diingatkan kembali bahwa kita semua orang desa, bangga dengan desa, berkaryalah di desa,” sebut ABM.

Berbagai kegiatan dilaksanakan diantaranya, Bursa Inovasi Desa (9-12 agustus), Ma’baruga Banua (Talk Show) 10 agustus, Lomba Inovasi Teknologi tepat guna ( 9 – 12 agustus), Permaianan rakyat 11 agustus, Pertunjukan Tari dan Musik Sastra, Lomba Cipta Menu, Asah Kemampuan Desa, Serambi Desa, Wisata Buku dan Bupati Awards.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here