Untuk stabilisasi harga komoditas bawang putih di kabupaten Majene, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat berencana kembali mengintervensi dengan memberikan lima ton tambahan bawang putih. Sebelumnya Majene mendapatkan lima ton bersama kabupaten lainya di Sulbar. Dengan jumlah tersebut, total kuota Bawang putih yang diberikan pemerintah Sulbar mencapai 10 ton.

Kepala Dinas Pertanian provinsi Sulawesi Barat Tanawali menyampaikan Dirjen Hortikultura memiliki perhatian yang luar biasa ke Sulawesi barat. Salah satunya dengan mengintervensi komoditas bawang putih sebanyak 30 Ton kuota awal. Dimana Masing-masing kabupaten mendapatkan jatah lima Ton.  Namun pada tanggal 17 mei nanti pihaknya akan kembali mengintervensi dengan tambahan lima ton bawang putih untuk kabupaten Majene. “  tanggal 17 nanti sebanyak 5 ton kita akan intervensi,  jadi kuota untuk kabupaten majene  dalam hal stabilisasi harga bawang putih menjelang lebaran ini sebanyak 10 ton dari yang sebelumnya lima ton” ungkap Tanawali saat Rapat Koordinasi  (TPID) tersebut dilaksanakan Rabu (15/Mei) di ruang rapat sekda Majene.

 

Rapat tersebut di pimpin oleh Wakil Bupati Majene dalam rangka mewujudkan laju inflasi yang terkendali dselama ramadhan dan menghadapi hari raya idul Fitri 1440 H.  Dalam arahannya Wakil Bupati  Majene Lukman berharap dengan diadakannya Rapat Koordinasi TPID ini, tim dapat merumuskan sebuah kebijakan yang dapat mengendalikan inflasi di  Majene terutama pada beberapa komoditas yang sangat rentan memicu peningkatan laju inflasi. “Yang tidak kalah pentingnya kita galakkan gerakan bijak berbelanja bagi masyarakat, karena kalo semua orang belanja dengan bijak, harga – harga pasti stabil dan kita bisa berbelanja dengan hemat” Tambahnya

Sementara itu Kepala Dinas Kopersi UKM Perdagangan dan Perindustrian Hasdinar Asri menyampaikan dari pantaun harga di pasar sentral Majene beberapa komoditas yang masih mengalami kenaikan diantaranya Gula pasir, cabe Merah kriting, tomat, kentang, wortel, namun patut di syukuri ada pula beberapa komuditas yang mengalami penurunan. “ seperti beras empat dua, telur, bawang merah dan ikan segar” jelas Hasdinar.

Sementara itu Ketua rombongan dari TPID Provinsi Asisten II Pemprov sulbar Hamzah S, mengapresiasi keaktifan dari TPID Kabupaten Majene. “ saya memantau dari grup TPID saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas penyambutan ini serta keaktifan TPID Majene selama ini” terang Hamzah.

Menutup Rapat koordinasi sebelum melaksanakan sidak pasar ke pasar sentral Majene wakil bupati mengundang rombongan TPID Provinsi untuk berbuka puasa bersama di Rujab Bupati Majene.

🔥0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here