Peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1440 H/2019 M
Dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Majene, Kementerian Agama PHBI dan pengurus Masjid jami’ Nurul Mahmudah Lembang.

Masjid Nurul Mahmudah Lingkungan  Lembang, Kecamatan Banggae Timur menjadi lokasi pelaksanan Peringatan Malam Nuzulul Quran 1440 H/2019 Masehi, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Majene, Kementrian Agama Majene, PHBI Majene, dan para pengurus Masjid Jami Nurul Mahmuda. Kegiatan tersebut dilaksanakan selasa 21 Mei yang turut di hadiri Bupati Majene, Wakil Bupati Majene, Ketua DPRD Majene, Unsur Forkopimda Majene, Pimpinan OPD, Camat, Kabag, Instansi Vertikal, BUMN & BUMD dan para warga lingkungan Lembang.

Acara diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al Quran oleh Fitrah Nuhun Jamal (Qory terbaik I STQH Prov. Sulbar 2019) yang dilanjutkan  dengan mendengarkan uraian Hikmah Nuzulul Qur’an oleh Ustads Mulyadi, S. Ag, M. Ag (Wakil Ketua I Bidang Akademik STAIN Majene).

Bupati Majene Fahmi Massiara saat memberikan sambutan mengatakan, peringatan Nuzulul Quran yang  diselenggarakan setiap 16 Ramadhan (malam ke 17 ramadhan) selain untuk menyemarakan syiar Islam juga mengingatkan kaum muslimin dan muslimat untuk meningkatkan keyakinan iman kepada Allah Subhanahu Wa Taala.

Ia juga mengatakan peristiwa Nuzulul Quran telah memberikan energi baru kepada nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya, untuk menyebarkan syiar Islam sekaligus menyatakan kebenaran risalah kenabian serta menaburkan rahmat bagi semesta alam. Meskipun Rasulullah menghadapi tekanan ekonomi, politik, psikologis, fisik yang sangat berat, bahkan ancaman terhadap keselamatan jiwa yang dilakukan oleh kaum Quraisy, namun beliau tetap tabah, tegar dan terus berjuang tanpa Kenal lelah.

Dalam lingkup masyarakat Islam, di Majene jelas Fahmi, sebagai daerah yang penduduknya penganut Islam mayoritas, setiap pihak  harus dapat memupuk kebersamaan dalam keragaman. “ Kita harus mampu merawat kedamaian, keadilan dan kesejahteraan serta kita harus terdorong untuk memiliki keunggulan terutama dalam peningkatan daya saing dan penguasaan ilmu dan teknologi”

Fahmi juga mengajak umat Islam di daerah ini untuk  memperkokoh keyakinan dan semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih baik. Menata daerah ini di atas landasan keimanan dan ketaqwaan yang kokoh, yang dibarengi dengan kebersihan jiwa dan kesucian Nurani sebagai hakikat dari  ibadah puasa yang dijalani, untuk mewujudkan Majene yang profesional produktif dan proaktif.

Ia juga meminta untuk memperkuat komitmen bersama untuk membangun tata pemerintahan yang baik dengan menunjukkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat dan mewujudkan nilai-nilai Islami yang luhur dengan mengedepankan dialog, sikap moderat dan toleransi.

 
——————————————-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here