Sosialisasi Saber Pungli Bagi SMA/SMK SLB dan SMP se Kabupaten Majene.

Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Sulbar akan fokus memberikan pengawasan di sektor Pendidikan di Sulawesi Barat. Hal ini merupakan target utama di tahun 2019, setelah tahun 2018 lalu Tim Saber Pungli mengawasi pengunaan Dana Desa. Wakil ketua Tim Saber Pungli Provinsi Sulbar Suryadi menyebutkan ada edaran dari Kemendagri RI  bahwa target dalam waktu dekat ini, yakni mengawasi 8 area. Diantaranya pimpinan, hibah bansos, kepegaiwan terkait mutasi pegawai dan kenaikan pangkat, sektor pendidikan, pelayanan publik , dana desa, pengadaan barang jasa dan kegiatan lain yang memiliki resiko penyimpangan. Untuk itu pihaknya mengundang para Kepsek seluruh jenjang (SD-SMA) untuk mensosialisasikan target yang ditetapkan pemerintah pusat yang memiliki punyai resiko tinggi, yang dilaksankan di Ruang Pola Kantor Bupati Majene Jumat 5 Juli 2019.

Ia juga menjelaskan dalam PP 48 terkait pembinaan pendidikan, yang perlu mendapat perhatian pada pasal 51 ayat 2 terkait dana pendidikan. Ada beberapa sumber  pungutan bagi peserta didik, dan wali murid. Dimana memungkinkan pihak sekolah untuk mengambil pungutan, namun ada 13 syarat dipasal tersebut, yang diantaranya menyebutkan pungutan bisa dilakukan ketika ada perdanya termasuk jumlahnya. Sementara pada Permedikbud no 76 2016 lanjut Suryadi, secara eksplisit di jelaskan bahwa Komisi Sekolah tidak boleh menggalang ataupun menghimpun dana pendidikan baik itu melalui bantuan dan sumbangan.

Untuk itu ia berharap, melalui sosialisasi tersebut, akan dibahas isu tersebut dengan para narasumber yang berkompeten. “ untuk itulah bapak, ibu kepesek di undang untuk membahas ini, semoga kesamaan persepsi dan  kita harap di Sulbar Tim Saber Pungli  hanya fokus pada bidang pecegahannya saja  bukan penindakan” ungkap Suryadi.

Wakil Bupati Majene Lukman mengatakan pemerintah Kabupaten Majene sangat berterima kasih dengan kehadiran  Satgas Saber Pungli di Majene.  Ia menganggap Satgas Saber Pungli  telah berhasil dan produktif. Tahun lalu, tim Saber Pungli berhasil mengamankan pelaku pungli di Dinas PUPR Majene melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).  Menurut kesaksian pelaku, ia hanya membantu dan memfasilitasi pihak ketiga dengan alasan kemanusiaan. Meski membantu merupakan  karakter watak ketimuran, kata Lukman untuk namun hal tersebut merupakan pelanggaran dan termasuk kategori pungli. “kita memang harus waspada,   pungli itu  menurut saya seperti  mahluk halus dan mahuk aneh, saya lebih senang menangani kasus korupsi karna sudah jelas barangnya, tidak  seperti pungli yang harus berhati-hati” bebernya.

Dr.H. Bachtiar, M.Pd Ketua panitia pelaksana sosialisasi Tim Saber Pungli Sulbar mengatakan, sebelum di Majene telah dilaksanakan sosialisasi di dua kabupaten laianya, seperti Mamuju Tengah dan Polman. Para narasumber terdiri dari BIN dan Tenaga Ahli Pemprov Sulbar.

🔥81

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here