Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Program Kartu Identitas Anak (KIA) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Majene.

KIA atau Kartu Identitas Anak merupakan  bukti identitas resmi untuk anak untuk umur 0-17 tahun yang berlaku selayaknya KTP untuk orang dewasa pada umumnya. Kartu tersebut diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota, juga sama seperti KTP.  Menurut Permendagri nomor 2 tahun 2016, penerbitan KIA dimaksudkan untuk melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak. Kartu ini juga dapat menjadi bukti identifikasi diri jika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk. Tidak hanya itu,  KIA juga berguna untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi.

Mengingat pentingnya hal tersebut, Bupati Majene Fahmi Massiara meminta agar seluruh stakeholder yang terkait benar-benar serius dalam proses menghadirkan kartu identitas anak. Pasalnya hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kepada anak serta memudahkan pelayanan publik bagi anak. “  ini sangat pentingnya, karna KIA akan melindungi hak hak anak Indonesia agar dapat hidup tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat “ terangnya saat sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Program Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Majene, Senin 22 Juli bertempat di ruang pola Kantor Bupati Majene.

 

Sekertaris Disdukcapil  Hj Hasnawati mengatakan, Kartu identitas anak sebagai identitas resmi yang berlaku secara nasional dan juga terintegrasi dengan aplikasi SIAK ( Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Terkait dengan sosialisasi tersebut,  sekira 100 peserta dilibatkan mulai dari kepala OPD, Camat, Ketua PGRI, Kepala UPTD Diknas dan kepala SD se Kecamatan Banggae Timur dan Banggae.

 

 

🔥161

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here