Pemerintah Kabupaten Majene kembali menempatkan tenaga kerjanya ke PT Sriteks Solo melalui Badan Diklat Industri Surabaya Tahun 2019. Sebanyak 29 tenaga kerja tersebut dilepas Bupati Majene Fahmi Massiara di Aula hotel Abrar Senin 19 Agustus 2019 pagi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans) Majene  Lawaji mengatakan, angaktan kerja di Majene mencapai  82 ribu orang atau dengan status masih menganggur atau mencari pekerjaan. Data tersebut yang menjadi motivasi bagi Pemerintah Majene untuk mencari peluang pasar kerja baik itu di dalam dan luar daerah maupun luar negri.Terkait penempatan tenaga kerja antar daerah tersebut, PT Sritex Solo yang bergerak dalam bidang garmen  masih sangat membutuhkan banyak tenaga kerja. Paling tidak dalam satu tahun butuh 1000 orang untuk dipekerjakan. Hanya saja untuk mengisi peluang tersebut, masih terkendala pendanaan di APBD. “ untuk itu kalau ada mau berangkat sendiri atau mandiri kami bolehkan “ terang mantan staf ahli bupati tersebut.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Dinakertrans Majene menjelaskan, sebenarnya ada 45 tenaga kerja yang telah mendaftar. “Namun karna jarak nya jauh sehingga saat proses pemberangakatan banyak berguguran” terangnya. Ia juga mengatakan di BDI surabaya para akan dilatih selama 18 hari baik itu technisian skil maupun soft skill. Selain itu, untuk merobah mind set tenaga menjadi tenaga kerja mandiri.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, sesuai dengan program prioritas penciptaan masyarakat terampil, pemerintah daerah telah menjalin MoU dengan Balai Diklat Industri Kementrian Perindustrian  RI dalam bentuk kegiatan Diklat Three in One yakni pelatihan, sertfikasi dan penempatan. Selain itu juga ada MoU dengan politeknik Ilmu Pelayaran dan Balai Pendidian dan pelatihan ilmu Pelayaran Makassar melalui diklat pemberdayaan masyarakat. Ia mengucapkan selamat kepada para tenaga kerja yang akan mengikuti pendidikan di BDI Surabaya, dan berharap agar tenaga kerja tersebut bisa bekerja dengan serius.

🔥414

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here