Pemerintah kabupaten Majene menunjukkan ketegasanya dengan menindak wajib pungut pajak yang tidak kooperatif. Kamis 5 Agustus pagi, rumah makan Nusantara yang terletak di lingkungan Labuang Majene di segel oleh Satpol PP berserta stakeholder terkait, setelah tidak mengindahkan peringatan Bapenda dan KPK RI terkait pengoprasian Machine Payment On Sistem (MPOS). Alat tersebut merupakan perekam transaksi usaha untuk jenis wajib pungut pajak hotel, restoran dan tempat hiburan malam yang terkoneksi langsung ke KPK dan Bank Sulselbar. Alat tersebut mencatat jumlah yang harus dibayar di tambah dengan hitungan pajak bagi konsumen dan langsung di transfer ke rekening penerimaan pajak di Bank Sulselbar.

Menurut Marjo pemilik warung Nusantara, ia dan kariawanya tidak mengetahui tatacara pengoprasian MPOS sehingga transaksi pembayaran pajak oleh konsumen tidak berjalan. “ bukan saya tidak mau, tapi memang saya tidak bisa terlalu ribet “ ungkapnya. Ia juga berkilah penggunaan MPOS tidak merata disetiap usaha yang ada di Majene sehingga ia merasa kebijakan tersebut telah membunuh usahanya dan justru menghidupkan usaha lainnya. “ saya pernah bilang, saya tidak tahu cara menggunakan, saya usul ada petugas pajaknya di kasir, tapi katanya bukan urusanya” terang Marjo.

Plt Bapenda Majene Djazuli Muchtar membantah anggapan tersebut. Sebelumnya telah keluar teguran sebanyak tiga kali namun tetap tidak kooperatif. Ia juga mengatakan, tidak benar jika saat pemasangan alat MPOS para pengusaha tidak di sosialisasikan. “ kita ajari pemakaianya, kita tidak pulang sebelum ia mengerti pengoprasian mesin itu “.

Ia mengaku heran dengan sikap pengusaha yang  tidak mengindahkan aturan tersebut. “ tidak ada beban kepada pengusaha, kuota gratis, kertas struknya juga di drop pemerintah, yang bayar  pajak juga orang yang makan lalu apa susahnya” Mantan Kepala DLHK Majene ini berharap agar setiap pengusaha di Majene bisa lebih kooperatif lagi membantu pemerintah,  agar uang yang dititipkan masyarakat bisa kembali lagi dan dinikmati masyarakat luas melalui pembangunan di daerah.

 

🔥3.9 K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here