Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Majene Tahun 2019.

Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Majene Sulawesi Barat menggelar Rembug Paripurna Minggu 8 September 2019 di ruang rapat Wakil Bupati Majene.  Rembug Paripurna tersebut mengambil tema membangun sumber daya manusia pertanian yang unggul professional, produktif dan proaktif.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Majene Lukman yang membuka kegiatan tersebut mengatakan agar petani Majene tetap fokus dalam mengembangan tanaman holtikultura jenis bawang merah. Menurutnya, PH tanah di Majene sudah sangat cocok. Hasil tanaman bawang telah dipasarkan di beberapa kota besar di Indonesia dan bahkan secara kualitas atau mutu Majene lebih baik dari Sulawesi Tengah.  Kedepan konsen petani harus di satu tanah tidak seperti sekarang, dalam satu lahan ada beberapa jenis seperti, kacang, jagung dan bawang.”  kedepan satu hamparan lahan,  satu jenis komoditas, sehingga 2020 – 2021 komoditi Majene sudah  harus jelas “ ungkapnya.

Mantan wakil ketua DPRD Majene ini juga berharap agar Kepala Dinas terkait senantiasa mengakomodir harapan KTNA baik itu di tingkat, Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Pimpinan OPD harus bisa di hubungi  dan terbuka 24 jam terkait dengan kemitraan peemrintah dan petani.

Diakhir sambutanya, Lukman juga menekankan  KTNA tidak terciptrat dalam aktifitas politik. Senantiasa menjaga independensi tidak berkiblat kepada salah satu parpol. Meski demikian hal tersebut tidak untuk membatasi hak politik dalam keanggotaan di  KTNA, hanya saja oraganisasi harus dijaga dan  tidak boleh memihak ke salah satu partai atau menjadi non partisan

Hadiri dalam acara tersebut, perwakilan dari Kapolres Majene, perwakilan  Dandi 1401 dan perwakilan dari Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulbar, Kadis PPP Majene, Kadis Ketahanan Pangan Majene bersama pengurus dan anggota KTNA Majene.

 

🔥21

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here