Peresmian Sentra IKM Pengolahan Kelapa dan Turunannya

Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Majene, meresmikan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) untuk pengelohan kepala dan turunanya di kelurahan Galung Kecamatan Banggae Timur,  Minggu 17 November 2019.

Program pembangunan / revitalisasi sentra IKM pengelolahan kepala dan turunanya di Kabupaten Majene bertujuan untuk memfasilitasi pelaku IKM dengan meningkatkan mutu dan produksinya, dalam upaya mendukung tujuan pembangunan nasional yaitu meningkatkan industri yang mandiri, maju dan berdaya saing serta berbasis inovasi dan teknologi .

Kepala Diskoperindag Majene Hasdinar Asri mengatakan,  potensi area pengembangan kelapa di Majene cukup menjanjikan. Luas perkebunan kelapa sekitar 8,296 Hektar yang sebagian besar merupakan perkebunan rakyat, dengan hasil 1.500 kg per hektar. Produk usaha tani bersifat tradisional tersebut masig berbentuk kepala butiran dan kopra. Sedangkan untuk usaha  minyak yang di kelola oleh masyarakat dalam bentuk industri kecil menengah (IKM) di Majene sebanyak 737 IKM, dan khusus untuk KM pengelolahan kelapa di Kecamatan Banggae sebanyak 70 IKM.

 

Meski demikian, Hasdinar menuturkan masih ada hambatan yang dihadapi IKM, terkait peningkatan kualitas dan kuantitas produk yang perlu dibenahi sesegera mungkin. Kebanyakan produk yang dihasilkan masih sederhana karna SDM yang belum berkualifikasi. Pelaku IKM juga umunya belum mampu memenuhi permintaan pasar,  yang menuntut kestabilan mutu. “ selain itu, jumlah pesanan yang besar juga terbatasnya penguasaan teknologi dan wawasan orientasi mutu dan pasar “ ucap Hasdinar.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang meresmikan sentra IKM tersebut, mengatakan program Kemetrian Perindustrian cukup prospektif untuk dikembangkan di Kabupaten Majene, karna lahan perkebunan kepala di Majene yang cukup luas. Fahmi berharap agar masarakat khususnya kelompok IKM yang sudah terbentuk di wilaya Galung agar betul betul memaksimalkan pemanfaatan sentra IKM. “ gunakan seluruh fasilitas yang ada sehingga keberadaan sentra ini akan berhasil dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM” sebutnya.

Dalam sentra tersebut di fasilitasi beberapa jenis mesin pengelolaan minyak kelapa.  Seperti mesin cungkil, mesin parut, mesin peras santan, mesin memasak dan penyaringan. Alat tersebut akan memudahkan untuk mengolah minyak kelapa. Pengaplikasian alat tersebut,   tidak lagi dilakukan secara manual namun secara mekanik atau tapi profesional.

 

🔥31

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here