Seminar & Lokakarya Rekonstruksi Sejarah & Kebudayaan Mandar

Untuk membedah buku dengan judul “ Sendana Kerajaan Maritim Bercorak Islam” yang ditulis oleh Darmansyah yang juga Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (KMSI) Kabupaten Majene dilaksanakan Seminar dan Lokakarya Rekonstruksi Sejarah dan Kebudayaan Mandar di Gedung LPMP Sulbar Rabu 4 Desember 2019.

Darmansyah mengatakan, buku dengan tema tersebut ia telah tulis sejak lima tahun lalu. Namun belum diterbitkan karna dianggap belum paripurna. Untuk itu ia berharap, pada seminar tersebut, akan banyak masukan termasuk kritik untuk menyempurnakan buku tersebut.  Ia juga menginfromasikan, sejak ia tidak lagi aktif sebagai Legislator Majene, ia semakin prduktif dalam menulis. Hingga saat ini ia telah menulis 4 buah buku, salah satunya buku dengan judul orang manda raja laut. Didalamnya menceritakan masyarakat pelaut Mandar yang memiliki kontribusi dalam membangun jaringan jaringan integrasi bangsa yIndonesia saat itu. “ Yang mengajarkan bahasa Indoensia ke masyarakat kan pelaut, perantau, dahulu lebih banyak masyarakat yang memilih menjadi pelaut dari Pegawai Negeri” ungkapnya.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang turut hadir mengatakan, setiap karya yang dibuat seorang penulis tentu memiliki referensi yang kuat. Meski demikian, penulis tetap membutuhkan masukan dan kritik jika ada atau pun tidak sesuai. Melalui buku tersebut, kita bisa mengetahui seperti apa sejarah dimasa lampau, khususnya ditanah mandar. Ia mengapresiasi, dan berharap kedepan akan menghasilkan karya karya terbaik.

 

 

🔥63

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here