Peresmian Penggunaan Gedung SPNF SKB Majene Oleh Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga.

Setelah melalului proses panjang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Majene memiliki Gedung Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) yang baru. Sebelum beralih status menjadi SPNF, masyarakat lebih dahulu mengenal (SKB) Sanggar Kegiatan Belajar . SKB selama ini menjadi tempat masyarakat untuk menimba keterampilan secara non formal, namun karna gedung yang tidak representatif akhirnya Pemda Majene melalui Disdikpora merancang pembangunan gedung baru dengan menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK). Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, dalam pembangunan tersebut banyak suka duka yang dialami. Sejak tahun 2017 lalu, pihak Kementerian Pendidikan mensyaratkan tersedianya  lahan posisinya harus berada di tengah kota, tidak hanya itu lahan harus bersertifikat sementara pada Dinas perkimtan tidak tersedia dana untuk mensertifikatkan lahan. Sehingga diambil lah jalan untuk menanggulangi terlebih dahulu sehingga pembangunan bisa berjalan. “ perjalananya sangat rumit, tidak ada lahan, harus di dalam kota agar guru guru pamong tidak ribet, dan masih banyak lagi yang perlu di benahi “ ungkap nya saat seremony peresmian gedung SPNF SKB Majene Jumat 17 Januari di lingkungan Lembang.

Ia mengaku bersyukur, gedung tersebut bisa selesai dan diakses masyarakat. “ SPNF ini sangat dibutuhkan, meski sifatnya non formal tapi  membantu masyarakat mendapatkan pelajaran khsusnya keterampilan praktek “ ujar Fahmi.

 

Kadis Disdikpora Majene Iskandar mengatakan, pencangan dan peresmian gedung di lingkup Diskdikpora di dua satuan, yaitu dari pendidikan formal sebanyak 45 unit di lingkup SD, SMP 21 unit, dan  untuk non formal, di gedung SPNF. Mantan Asisten II Setda Majene ini menyebutkan, keberdaan lembaga pendidikan non formal telah berubah paradigma dan ikut  berkiprah mencerdaskan bangsa.  Hal tersebut dibuktikan perubahan nomenklatur SKB sebagai UPTD, kemudian berubah wujud menjadi satuan pendidiakn non formal, dirubah lagi  menjadi pendidkan masyarakat. Selain itu, pendidikan SPNF memiliki plus minus. Plusnya ada kesetaraan dan sifatnya flexibel sehingga tidak menggangu peserta didik, metode yang digunakan ada tiga, yaitu tatap muka, melalui sisitem daring (online) kemudian  menggabungkan keduanya. Sisi minusnya kemampuan teoritis tidak begitu maksimal karna okus pada keterampilan dan praktek. Ia mengatakan,  kehadiran SPNF ini merupakan upaya maksimal pemda Majene, untuk pemenuhan sarana prasarana pendidikan yang menjangkau warga belajar dari berabagi stata, seperti paket a b c .

Acara tersebut turut di hadiri, perwakilan polres Majene, perwakilan Dandim 1401, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Majene dan para pejabat dan staf lingkup Disdikpora Majene.

    

🔥475

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here