Upaya pencegahan dan penanggulangan Covid 19 diKabupaten Majene, tidak hanya menjaga mobilisasi diperbatasan, namun juga kedatangan warga yang sebelumnya telah pulang kampung dari perantauan dan telah kembali di Majene.Langkah selanjutnya pemantauan kesehatan kepada ORP yang menjadi tanggung jawab setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di tiap Kecamatan. Mereka melakukan pemantauan sesuai dengan tanggal kedatangan warga yang terdata. Tujuh hari dari tanggal kedatangan di pantau lagi oleh tim pemantau masing- masing desa.

Hal tersebut menjadi salah satu rutinitas PKM Ulumanda sejak darurat covid 19. Mereka telah menyisir setiap desa diwilayah Ulumanda untuk melanjutkan pemantauan kepada ORP yang masuk ke Desa.Kepala PKM Ulumanda Ismawarni menceritakan Senin 27 April kemarin sekira pukul 07.00 wita, tim kesehatan PKM Ulumanda kembali turun ke lapangan. Mengingat banyaknya siswa Ponpes Timboro Jatim yang positif RDT. Sebelumnya PKM Ulumanda telah mendapatkan izin dari Dinkes Majene, pasalnya pemeriksaan Rapid Test hanya untuk mereka yang bergejala dan kontak erat dengan sesorang yang positif covid 19.

Tim kesehatan terdiri dari 12 personil dan mengunjungi 4 desa, mulai dari desa terjauh yakni Desa Popenga, Desa Ulumanda, Desa Tandeallo kemudian ke Desa Panggalo.Menuju kesetiap desa, tentu mengalami banyak hambatan. Termasuk tantangan karna medan yang sangat sulit. Mereka menggunakan mobil jenis Hartop untuk menjajal medan yang berbatu. Beberapa kali mereka harus membantu driver untuk menarik mobil yang tersangkut di batu besar.Keadaan tersebut semakin sulit, mengingat kendaraan yang mereka gunakan beberapaki mogok.

Tim kesehatan PKM Ulumanda yang turun kelapangan juga menggunakan  Aalat Pelindung Diri (APD) lengkap. Pasalnya mereka melakukan pemeriksaan RDT melalui jarak dekat dengan pasien. ” setiap pemantau bertanggung jawab dengan desa masing-masing, makanya kami berganti-memakai APD karena beda desa beda penanggung jawab” terang Kapus Ulumanda.

Selain itu lanjutnya, petugas sangat waspada karena warga setempat tidak disiplin untuk menggunakan masker. Setelah pemeriksaan RDT di 4 desa, tersebut, hasilnya cukup menggembirakan ORP di Desa Popenga ,Tandeallo dan Panggalo tidak ada yang bergejala. Meski demikian hanya Desa Ulumanda ada 2 orang pendatang dari jatim yang hasil RDT nya positif.

  

🔥203

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here