Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan ” Dukcapil Go Digital” Tingkat Kab. Majene 2020 Di Aula Kantor Camat Malunda.

Sesuai Kebijakan Nasional tahun 2019 yang menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 tahun 20 19 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan, didalamnya juga memuat pembuatan dokumen kependudukan dengan menggunakan format digital.
Telah ditandatangani secara elektronik dan KTP-el tidak dalam pencetakan hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan psencatatan sipil menggunakan bahan baku kertas HVS 80 gram ukuran A4 warna putih.

Tahun 2020 ini ada perubahan, aplikasi yang digunakan dalam pendaftaran kependudukan dimutakhirkan dari versi 7.3.2 ke versi 7.3.4. Perubahan mendasar, yaitu mensyaratkan kepada pemohon untuk mendaftarkan/mencantumkan nomor HP dan email. Tujuannya agar dokumen hasil pelayanan akan otomatis terkirim ke email yang didaftarkan oleh pemohon dan selanjutnya mencetak sendiri di rumah menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran A4 tanpa harus ke kantor Disdukcapil.

 
Hal tersebut menjadi muatan dalam pelaksanaan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan ” Dukcapil Go Digital” Tingkat Kab. Majene 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Malunda Selasa 5 Mei 2020. Turut hadir Bupati Majene, Kadis. Dukcapil, Camat Malunda, Para Lurah dan Kades.

Kadis Dukcapil Majene Asri Albar mengatakan, sosialiasi tersebut juga dilaksanakan di dua Kecamatan, yaitu Tammerodo dan Malunda, dan ini adalah sesi yg ke 4. Ia bersyukur karna para Lurah sangat. Awalnya kegiatan tersebut bakal dilaksanakan Maret lalu, namun karna sesuatu hal sehingga, pada 5 Mei 2020 bisa laksanakan. Kata Asri, Disdukcapil tidak mengenal istilah kata mundur, meski tengah disituasi pandemi Covid19. Pelayanan yang lazimnya dilaksanakan dalam bentuk tatap muka, dalam situasi tersebut pihaknya dituntut berinovasi untuk dapat melakukan pelayanan dengan sistem digital ataupun sistem online.

Go Digital lanjut Asri menjadi tantangan sekaligus peluang. Aturan yang mengharuskan nomor HP dan email , namun kondisinya ada beberapa daerah yang belum tersedia signal” tapi perlu kami sampaikan bahwa setiap regulasi yg dikeluarkan tentu akan ada solusi yg ditawarkan ” jelas nya.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang membuka sosialiasi tersebut mengatakan,
tulang punggung untuk semua kegiatan administrasi kependudukan adalah Disdukcapil. Personilnya harus yang berkompoten dan intelek.” Saya cuma ingin menyampaikan, bila nanti Pembuatan KK sudah sistem online, supaya hati hati jangan sampai KK tersebut dapat digandakan atau disalah gunakan oleh pihak yang lain” ungkal ya.

Fahmi juga meminta agar kedepannya Pihak Dukcapil dapat kerja sama dengan Dinas Sosial, sehingga data akurat dapat terintagrasi dalam masyarakat, tidak ada lagi data yang tumpang tindih, seperti pada masa Pandemik seperti sekarang ini, bila datanya sudah ada tentu tdk perlu lagi repot2 mendata ulang kembali.

🔥826

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here