Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyiapan Dokumen Persiapan Pelaksanaan Program Pamsimas III PPK Air Minum – Satker P2P Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat dengan Koordinator Kelompok Swadaya Masyarakat (KKM).

Sebanyak sebelas desa dari lima kecamatan dikabupaten Majene mendapatkan Hibah Insentif Desa (HID) untuk Program Pamsimas III. HID tersebut sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada desa-desa yang dianggap berkinerja baik dalam program Pamsimas serta kinerja keberfungsian sarana yang baik untuk iuran oleh KP-SPAMS  serta desa yang sudah ODF.

Bertempat di ruang rapat Bapeda Majene Senin 6 Juli, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyiapan Dokumen Persiapan Pelaksanaan Program Pamsimas III PPK Air Minum oleh Satker P2P Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat dengan Koordinator Kelompok Swadaya Masyarakat (KKM).

Turut hadir Pj. Setda Majene, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Prov. Sulbar diwakili Kasatker. PPP (Pelaksana Prasarana Permukiman) Ibrahim Tandidatu, ST, Kepala Bapeda, Kadis. PU PR, PPK Air Minum Husain. HS, ST, MT, Kabag. Prokompim & Mewakili Kabag. Kerjasama.


Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe mengatakan program tersebut saat ini sudah di fase ketiga dan diharapkan tidak ada  permasalahan yang timbul didesa. Kalaupun ada permasalahan dan kendala dilapangan untuk melaporkan ke Dinas PU PR atau ke Bapeda. ” kami ingatkan juga khususnya ke pengelolah di sebelas Desa penerima HID agar profesional dan tetap mematuhi protokol Covid-19″ ucapnya.

Kasatker. PPP (Pelaksana Prasarana Permukiman)Ibrahim Tandidatu melaporkan total HID untuk 11 desa diantaranya Rp. 2.179.000.000. Ada enam Kecamatan yaitu, Kecamatan Ulumanda (Desa Tande Allo , Salutambung, Ulumanda dan Popenga), Kecamatan Malunda (Mekkatta dan Lombong Timur), Kecamatan Tammero’do (Ulidang dan Tamme’do Utara), Kecamatan Pamboang (Ba’babulo), Kecamatan Sendana (Latte’tedong) dan Kecamatan Banggae (Baruga Dhua).

Pj Sekretaris Daerah Majene Burhan Usman yang mewakili Bupati Majene mengatakan
Program Pamsimas termasuk dalam program 100-0-100 untuk Indonesia bersih dan sehat, yang dikenal luas sebagai universal Access. Pada tahun 2019 lalu ditargetkan tercapai 100% akses air minum, 0% untuk kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi dan lingkungan sehat terpenuhi dengan baik. Selain untuk meningkatkan pelayanan air minum dan sanitasi juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, bukan hanya dalam proses perencanaan dan pelaksanaan tetapi juga dalam kelestarian dan keberlanjutannya.

ia berterima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dirjen Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman wilayah Sulawesi Barat, atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Majene. Hal tersebut sangat  membantu mewujudkan 100% akses air minum dan akses sanitasi dan lingkungan sehat di Kabupaten Majene.

🔥80

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here