Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengaku terbuka dengan kritik mahasiswa sekaitan dengan keberadaan Tim Pengawalan Percepatan Pembangunan Daerah (TBUP3D). Saat ini kata Bupati masih dilakukan perbaikan dan pengkajian lebih lanjut isi Perbub yang membuat tugas dan kewenangan TBUP3D,  sehingga tentu membutuhkan banyak masukan dari berbagai pihak. ” kita mau hasilnya baik, saya justru senang kalau ada masukan dari mahasiswa atau organisasi lainnya, dimana yang perlu kita perbaiki, apakah orang orang yang kami tunjuk kapabel atau tidak..kami sangat terbuka dengan masukannya” ucap Bupati saat diskusi bersama belasan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII Majene Kamis 30 Desember 2021. Dialog tersebut dilaksanakan di ruang rapat bupati Majene yang turut di hadiri Sekertaris Daerah Majene, Kasatpol PP, Kabag Organisasi, Kabaga Hukum dan Kabag SDM Setda.

Sekda Majene Ardiansyah yang memimpin jalannya dialog juga siap menampung semua masukan dari mahasiswa termasuk kritik. ” sepanjang itu kritik yang membangun, disampaikan dengan baik dan jangan ada hal hal yang memancing anarkisme ” ujar Ardiansyah.

Sementara itu koordinator aksi dan mahasiswa yang hadir sebelumnya telah menyampaikan keinginan mereka untuk membubarkan TPUB3D tersebut. Karna setelah mengakaji Perbub tersebut banyak hal yang menurut mereka tidak perlu.

 

Kabag Organisasi Afiat Mulwan mengatakan TBUP3D merupakan mata dan telinga Bupati Majene, yang telah mendampingi saat proses pemilihan lalu. Tentu dengan posisi tersebut akan mampu memberikan penguatan dan paling mengerti bagiaman menerjemahkan Visi Misi yang di usung Bupati dan Wakil Bupati Majene saat ini. Terlebih kemungkinan besar masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati yang hanya 3 setengah tahun yang tentu membutuhkan kerja kerja yang efektif. ” masih banyak yang perlu dipelajari dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati,  alhamdulillah dengan adanya tim bupati ini, kami lebih mudah memahami karna mendapat masukan ” jelas Afiat.

Dialog hanya berlangsung kurang lebih dua jam. Banyaknya agenda yang harus di ikuti Bupati membuat Diskusi terhenti. Namun mereka meminta draft  Ranperbup perubahan Perbup 17 2021 untuk dikaji dan juga berharap dilakukan konsultasi publik sebelum penetapan Perbup.

 

🔥157

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here