Penutupan Bulutangkis Kejuaraan Provinsi ( Kejurprov ) III Sulawesi Barat Dan Ganda Putra Open Memperebutkan Fahmi Massiara Cup Tahun 2017.

Tingginya antusiasme masyarakat pecinta bulutangkis di Majene terus terlihat, saat pelaksanaan kejurprov III Sulbar dan ganda putra open Fahmi Massiara Cup tahun 2017 (15 – 20 mei). Dari pembukaan, babak penyisihan, hingga partai – partai yang di gelar dari siang hingga malam hari antusiasme penonton tak pernah berkurang. Kursi penonton di tribun Gor Mandar bahkan tak mampu menampung, hingga meluber ke sisi area lapangan.

Pada malam puncak penutupan 20 mei kemarin, pecinta bulutangkis Majene sejak sore mulai berdatangan dan mengisi tiap kursi di tribun. Mereka tak ingin ketinggalan menyaksikan partai pamungkas yang  mempertandingkan tiga partai final, yakni ganda putra kelas lokal B Majene, ganda putri open, partai eksebisi dan partai yang paling di nanti ganda putra open yang mempertemukan pemain nasional yang pernah menduduki peringkat 8 dunia untuk ganda campuran Ricky Widianto berpasangan dengan Tri Kusuma Wardana atlet asal Sulawesi Selatan.

Melihat antusiasme tersebut, ketua PBSI kabupaten Majene Fahmi Massiara mengatakan, siap membenahi sarana dan prasarana perbulutangkisan di Majene. khususnya fasilitas di gedung olahraga (GOR) Mandar Majene yang saat ini masih memiliki banyak kekurangan. Kondisi sebelumnya, bahkan tidak representatif untuk dilaksanakan kejuaraan bulutangkis. Namun atas inisiatif ketua PBSI, akhirnya dibangun tribun penonton di sisi kiri. “ gor ini tentu akan kami benahi, terutama fasilitas yang ada didalamnya, bahkan kalau perlu kita buatkan gor yang baru yang lebih representatif yang lebih banyak lagi menampung para pecinta bulutangkis di Majene” terangnya saat malam penutupan kejurprov III dan ganda putra open yang memperebutkan piala Fahmi Massiara (20 Mei).

Hal senada juga di sampaikan ketua PBSI provinsi Sulbar Arman Salimin yang juga anggota DPRD provinsi Sulbar komisi IV. Ia siap memback up usulan anggaran untuk perbaikan sarana bulutangkis di Majene.“ kami siap membackup tiap usulan anggaran yang masuk di komisi empat nanti” ungkap Arman.  Tidak hanya itu, untuk peningkatan kualitas atlet, pelatih dan para hakim pertandingan juga akan di maksimalkan melalui program – program yang akan di siapkan PBSI Provinsi Sulbar kedepan. “ Majene memiliki potensi yang luar biasa, tidak hanya atletnya namun para pecinta bulutangkis yang selalu setia menyaksikan tiap pertandingan, tentu ini menjadi tanda kemajuan perbulutangkisan di Majene”  pungkasnya.

Dalam kejuaraan tersebut, ratusan atlet ikut berkompetisi. Tidak hanya dari Sulbar, atlet luar juga ikut berpartisipasi yakni, Sulsel dan Sulteng. Bupati Majene sengaja mendatangkan pemain nasional asal surabaya Ricky Widianto. Tidak hanya untuk menghibur para pecinta bulutangkis di Majene namun juga memberikan motivasi dan pembelajaran bagi tiap atlet bulutangkis di daerah. Kejuaraan tersebut  memperebutkan uang tunai dengan total Rp.61.300.000, 8 piala tetap dan 48 medali.

🔥48

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here