Senin 17 Juli, merupakan agenda yang padat bagi pemerintah kabupaten Majene. Selain pelaksanaan upacara hari kesadaran nasional,  sejumlah agenda lain sudah menunggu Bupati dan wakil bupati. Salah satunya jadwal donor darah yang di helat oleh sekretariat Korpri Majene di ruang pola kantor Bupati yang di jadwal pada pukul 09.00.

Untuk itu, sebelum mengikuti acara tersebut, Bupati beserta wakil dan Sekeraris Daerah terlebih dahulu menikmati sarapan di kantin kantor (Setda). Sepiring nasi kuning lengkap dengan lauknya, menjadi menu pilihan Bupati dan rombongan sebagai pengganti nutrisi setelah mengikuti upacara bendera.Rupanya,sebelum kekantor Bupati belum sempat untuk sarapan pagi, mengigat sebelumnya beliau juga ikut mengantarkan putri bungsunya yang pada senin ini merupakan hari pertama masuk sekolah.

Usai menghabiskan sarapan rombongan pejabat daerah tersebut, kemudian mendonorkan darahnya di lantai dua ruang pola. Secara berurutan Bupati Majene Fahmi Massiara mendapat kesempatan pertama, disusul Wakil Bupat iMajene, sekertaris daerah serta seluruh pimpinan OPD lainya.”mendonorkan darah itu harus menjadi kebiasaan, selain menyehatkan tubuh kebiasaan ini juga akan membantu ketersediaan stock darah di daerah kita, jadi jangan takut untuk donor darah” jelasnya.

Seusai pelaksanaan donor darah, Bupati dan Wakil Bupati Majene langsung bertolak ke Mamuju.Untuk menerima hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah Majene yang dilaksanakan di kantor BPK RI perwakilan Provinsi Sulawesi Barat. “ kita sama sama berharap besar, semoga hasil pemeriksaan BPK RI kembali menghasilkan predikat Wajar Tanpa Pengecualiaan, semua kabupaten di Sulbar termasuk Provinsi sudah WTP, semoga tahun ini kita kembali mendapatkan itu” harap Fahmi.

🔥66

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here