Pengendalian Penyakit TB, Pemda Bentuk Komitmen Politis TB

0
1287

Pembentukan Komitmen Politis TB Pemerintah Kabupaten Majene

Penyakit menular TB nyatanya masih menjadi momok yang mematikan. Sesuai data dari WHO Indonesia menempati rangking 5 sebagai negara penderita TB tertinggi di dunia dengan estimasi penemuan kasus mencapai 566 ribu atau 244 ribu populasi. Sementara untuk kabupaten Majene angka penemuan kasus baru mencapai 177 per 100. Ribu penduduk.  Jumlah penderita tersebut, terus meningkat sejak tahun 2015 hingga tahun 2017 ini.

Bupati Majene Fahmi Massiara, mengatakan awalnya ia tak mengira jika jumlah penderita TB di kabupaten Majene terbilang tinggi. Penyakit TB merupakan penyakit menular yang mestinya mampu di kendalikan dengan kebijakan yang strategis. Ia mengatakan kunci menyembuhkan pasien TB hingga tuntas, salah satunya dengan memutus penularan penyakit tersebut. Tidak hanya melalui tindakan tindakan medis tapi juga pelaksanaan kebijakan.

strategis dengan membentuk komitmen politis, di  level pengabil  keputusan. Langkah kebijakan politis tersebut sangat penting untuk menunjang pelaksanaan dilapangan. Seperti mempermudah pemeriksaan microscopis di lab yang berkualitas, adanya jaminan ketersediaan obat, mengoptimalkan pengawasan  kepada penderita TB hingga percepatan data pelaporan. “ untuk memutus rantai penyebaran Tb tidak hanya bisa dilakukan dengan penyembuhan secara medis, tapi harus di dukung kebijakan politis” terang Fahmi saat menghadiri acara pembentukan politis TB pemerintah kabupaten Majene, 18 Juli di aula pertemuan Hotel Dafina Lembang.

 

Dalam kesempatan tersebut, juga langsung di tindak lanjuti dengan pembentukan komitmen politis TB pemerintah kabupaten Majene, dengan melibatkan banyak pihak. Seperti Anggota DPRD Majene, Staf Ahli Bidang Kesehatan, Asisten Bidang Kesehatan, KA Bappeda, Kepala Balitang Daerah,  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Majene , DLHK, Kepala Dinas Kominfo Statistik, dan persandian, Kepala Disdikpora, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, DPMD, Kabag Hukum, para camat, kepala Puskesmas, Lurah dan kepala Desa.

Sebagai narasumber, panitia juga menghadirkan Dr. Kartikaningsih SP.P dari RSUD Regional Mamuju.

🔥525

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here