Upacara Hari kesadaran Nasional Pemerintah Kabupaten Majene.
Sebagai konsekwensi penerapan PP nomor 18 tahun 2018 tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD yang didalamnya mengcover biaya transportasi sebesar Rp 9 juta rupiah, DPRD Majene akhirnya mengembalikan empat unit mobil kendaraan dinas kepada pemerintah daerah.

Menurut Ketua DPRD Majene Darmansyah, dalam aturan yang telah di sahkan tersebut diperbolehkan bagi tiap unsur pimpinan dan anggota DPRD untuk memilih, apakah tetap menggunakan kendaraan dinas atau menerima tunjangan transportasi. Darmansyah mengatakan, untuk unsur pimpinan sepakat untuk tetap menggunakan randis, sementara ke 22 legislator lainya memilih menerima tunjangan transporasi tersebut.” unsur pimpinan kami sepakat untuk tetap menggunakan randis, sementara unsur anggota memilih menerima tunjangan Rp 9.juta sebagai penghasilan, bisa di pakai cicil mobil baru” Terang Darmansyah saat upacara hari kesadaran nasional 17 oktober di halaman kantor bupati Majene.


Sementara itu, sisa kendaraan dinas yang belum dikembalikan, rencananya akan diserahkan paling lambat minggu depan. Saat ini kata politisi dari PAN tersebut, lima unit randis masih di gunakan para legislator lainya di luar daerah. ” Insha Allah sisa kendaraan dinas akan terparkir lagi disini (pemda Majene) paling lambat minggu depan kebetulan
mobil tersebut masih di gunakan diluar daerah” bebernya.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang juga menerima secara simbolis kendaraan tersebut berharap dalam waktu yang tidak lama  kendaraan dinas bisa di serahkan kembali kepada pemda.” kita akan data kembali aste aset inidan selanjutnya akan kami manfaatkan sesuai dengan peruntukanya” jelas Fahmi.

🔥35

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here