Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS/ODF) di Kabupaten Majene
Perilaku buruk buang air besar sembarangan masih banyak terjadi dikalangan masyarakat. Padahal jika kebiasaan ini terus dibiarkan maka akan memberikan dampak buruk terhadap kualitas lingkungan tempat tinggal, yang pada giliranya akan turut mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, seperti terjadinya penyakit diare dan stunting (postur tubuh pendek).
Salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni pengembangan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang juga merupakan pendekatan untuk merubah perilaku Hygine dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat yang pada akhirnya akan menurunkan penyakit diare dan penyakit berbasisi lingkungan lainya.

Untuk kabupaten Majene sendiri memiliki target, di tahun 2019 mendatang Kabupaten Majene sudah tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan. Hal tersebut di sampaikan Bupati Majene Fahmi Massiara saat deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS/ODF) untuk delapan desa di Kabupaten Majene 18 Desember 2017, di aula Masjid Ilaikhal Mashir .Delapan desa yang mendeklrasikan diri bebas buang air besar sembarangan diantaranya desa Buttu Baruga, Bonde, Ba’babulo Utara, Lattetedong, Seppong, Tammerodo Utara, Sulai dan Kayuanging.Fahmi Massiara memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada beberapa desa di beberapa kecamatan yang telah berhasil mendorong masyaraktnya untuk berkoitmen untuk stop buang air besar sembarangan. Ia juga berharap agar tidak ada lagi masyarakat lainya yang buang air besar sembarangan, dan agar desa, kelurahan dan kecamatan lain di wilayah Majene dapat segera melakukan hal serupa yang telah di capai oleh delapan desa tersebut.” apa kah desa, keluarahan dan kecamatan lain sanggup ?? “ tantang Fahmi.

 

Sementara itu isi deklarasi yang ditandatangai bersama diantranya mendukung dan berkomitmen untuk tidak mebuang tinja disembarang tempat kecuali jamban/ WC yang tidak sehat, mengajak dan membiasakan teman saudara dan keluarga untuk menggunakan jamban/WC sederhana bagaimanapun bangunanya, mengawasi bersama-sama mencegah kebiasaan membuang tinja di sungai, dibawah pohon, semak-semak, pantai dan tempat lain yang semestinya tidak di gunakan untuk membuang tinja. Mendesak pemerintah kabupaten Majene dan DPRD agar segera menetapkan Perda mengatur perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan sanksi kepada siapapun yang masih membuang air besar sembarangan tempat (BABS) dan yang terkahir sepakat akan menjadikan perilakuhidup bersih dan sehat sebagai bagian dari budaya yang akan dipertahankan dan diwariskan kepada anak cucu.

 

🔥104

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here