Ratusan botol miras beserta obat – obatan ilegal dan juga bahan makanan berbahaya hasil sitaan Polres dan Dinkes Majene, akhirnya di musnahkan 16 mei 2018 berpusat di pantai Binanga Majene. Pemusnahan yang juga di hadiri wakil bupati Majene Lukman tersebut, dalam rangka memasuki bulan suci ramadhan 1439 hijriah.

Satu unit alat berat dikerahkan untuk menghancurkan miras dengan berbagai merek tersebut. Lukman berterima kasih kepada seluruh pihak terkait,atas upaya tersebut setidaknya telah menyelamatkan generasi muda.” Mewakili pemerintah, kami berterima kasih, kepada pihak kepolisian dan Dinas kesehatan, yang telah melaksanakan pengabdianya, hal ini tentu sebagai upaya  untuk menyelamatkan generasi muda” jelasnya di hadapan para wartawan.

 

Sementara itu Kapolres Majene AKBD Asry Effendy berharap dari hasil  operasi yang dilakukan selama ini, akan menjadi triger /pemicu untuk  bersama sama, bahu membahu mencegah peredaran miras di Majene. “ Kedepan akan terus kami galakan, kami ajak seluruh elemen masyarakt dan dians terkait , untuk continue melakukan razia miras ilegal dan obat obat berbahaya” ungakpnya.

Hasil siataan yang telah di musnahkan diantaranya, 66 botol mayang/tuak tradisional,48 botol miras merek angker, 65 botol miras merek wisky, 84 botol merek pros beer dan 3 botol merek mc donald. Untuk bahan makanan yang berbahaya, diantaranya 150 pack makanan kadaluarsa, 90 botol minuman kadaluarsa, 50 botol obat-obatan kadaluarsa dan 15 pack obat-obatan kategori keras.

Turut menyaksikan, Kajari Majene, Kepala Pengadilan Negri Majene, Wakil ketua DPRD Majenem Kadi, sekertaris Dinas Kesehatan Majene, para tokoh agama dan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here