Perayaan Puncak Hari Jadi Majene (HJM) ke 473

Perayaan Hari Jadi Majene (HJM) ke 473 15 agustus kemarin di helat secara meriah dengan nuansa adat mandar yang kental. Dimulai dari arak-arakan bendi para pejabat diantaranya Bupati Majene dan wakil, anggota DPRD kabupaten dan Provinsi Sulbar dapil Majene, anggota DPD RI, mantan bupati serta para putra terbaik mandar yang berada di perantauan. Arak – arakan bendi start di gedung DPRD Majene menuju lokasi pendopo rumah jabatan bupati. Di sepanjang jalan, ratusan siswa siswi sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) menyambut arak-arakan bendi dengan memakai pakaian adat mandar khususnya lipaq sa’beq.

Setiba di lokasi acara, langsung di helat aksi pagelaran seni sambil memasuki arena persidangan dan dijemput penari tradisional. Selanjutnya, ritual “ Memanna” dari kerajaan Sendana yang mendapat giliran menjadi suguhan utama HJM ke 473.

“ Memanna” merupakan ikrar setia seluruh elemen masyarakat adat dan maraqdia Sendana serta pemangku adat. Juga ditampilkan benda pusaka dari kerjaan Sendana setelah itu digelar sidang paripurna istimewa.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang menyampaikan sambutanya mengatakan secara umum pelaksanaan pembangunan dan kemajuan masyarakat Majene telah berjalan dengan baik, hal ini terlihat dari capaian kinerja indikator makro pembangunan periode 2017, contohnya PDRB Majene atas dasar harga konstan dan harga berlaku  menunjukan kenikan setiap tahun. PDRB harga berlaku 2017 di daerah ini sebesar Rp. 4,1 Trilyun kemudian capaian 2016 rupiah meningat sebesar Rp,3,8 Trilyun. Fahmi juga menjelaskan prestasi pembangunan di berbagai bidang, mulai dari administrasi pemerintahan managmen, kesehatan,  dan beberapa penghargaan di tingkat nasional.

Ia berharap segala capaian tersebut, akan menjadi pondasi untuk lebih memantapkan jati diri masyarakat dan bumi Assmalewuang. “  Hal itu akan dapat di capai melalui penyelenggaraa  pemerintah yang professional, produktif dan proaktif sesuai visi misi pembangunan Majene “ jelasnya.

 

Selain  pagelaran seni budaya mandar pada puncak perayaan HJM ke 473 juga menghadirikan 240 siswa berprestasi, serta empat kerajaan, kerjaan Banggae, Pamboang, Sendana serta Tomakaka Ulumanda.

🔥50

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here