Festival Saeyyang Pattu’du Kabupaten Majene

Festival Saeyyang Pattu’du digelar pemerintah kabupaten Majene melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Majene, selasa 5 Desember 2018. Event tersebut masih dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 Hijriah yang di laksanakan di stadion prasamya. Sebanyak 50 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)  se Majene meramaikan Festival yang memperebutkan piala bergilir.

Festival Saeyyang Pattu’du merupakan agenda tahunan yang dilaksankan setiap Maulid Nabi Bersar Muhammad SAW. Di tinjau dari aspek budaya, mengendarai saeyaang Pattu’du (kuda menari), merupakan tradisi di masyarakat  Mandar sebagai apresiasi dan wujud kegembiaraan karna sang anak telah menammatkan Alquran atau juga di sebut (to tammaq).

Bupati Majene Fahmi Massiara mengaku senang dengan pelaksanaan festival ini, bukan hanya memberikan ruang untuk melestarikan salah satu kebudayaan Mandar, tapi juga masih memegang nilai-nilai religius yang di harapkan bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk mengaji, “ kami harap festival ini akan menambah semangat, dan anak-anak termotivasi menammatkan Alquran” terangnya .

Andi Beda Basharoe Kadisbudpar Kabupaten Majene mengatakan, sebenarnya Festival Saeyyang Pattu’du lazimnya dilaksanakan beriringan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,  namun kegiatan lain cukup padat sehingga tidak dapat dilaksanakan secara serentak.

Rute Festival Saeyyang Pattu’du dimulai dari Boyang Assmalewuang, kemudian bergerak menuju pusat pertokoan lalu ke lingkungan Saleppa kecamatan Banggae. Peserta lalu mengikuti jalur menuju Disdukcapil kemudian memutar kanan menuju Stadion Prasamya Majene.

 

🔥22

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here